Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Suasana kantor KUA Mlati, tempat ibu dari Erina Gudono mengumpulkan berkas, Senin (21/11/2022)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN–Erina Gudono dan Kaesang Pangarep dipastikan akan melangsungkan akad pernikahan di wilayah Kapanewon Depok, Sleman, pada Desember mendatang. KUA Depok akan bertindak sebagai penghulu dalam hajatan ini.
Kabar ini dibenarkan Kepala KUA Mlati, Sigit Purnomo. Karena KTP Erina beralamat di Kapanewon Mlati, maka Erina memasukkan berkas persyaratan ke KUA Mlati, sebelum kemudian dilanjutkan ke KUA Depok, mengikuti lokasi digelarnya akad.
Menurut Sigit, berkas persyaratan pernikahan dibawakan ke KUA Mlati oleh ibu Erina pada Rabu (16/11/2022). "Ibu calonnya mas Kaesang sudah kesini membawa surat dari Kalurahan Sinduadi dan berkas dari mas Kaesang," ujarnya, Senin (21/11/2022).
Surat yang dikumpulkan menurutnya sudah lengkap dengan melampirkan fotokopi KTP, KK, Akta Kelahiran yang akan digunakan untuk pembuatan buku nikah. "Sementara informasi dari staf kami, pelaksanaan 10 Desember jam 15.00 WIB, di Ambarrukmo," ujarnya.
Baik Royal Ambarrukmo maupun Grha Sabha Pramana UGM yang dikabarkan menjadi opsi venue pernikahan, semuanya berada di Kapanewon Depok. Maka dari KUA Mlati membuatkan surat pengantar numpang nikah di Kapanewon Depok.
Baca juga: Sosialisasi Tol Jogja-YIA Dimulai, Bagaimana Sikap Warga?
"Karena di Ambarrukmo berarti masuk wilayah Depok, untuk itu KUA Depok yang bertugas untuk pelaksanaan dan buku nikah dari sana. Petugasnya juga dari sana," ungkapnya.
Kepala KUA Depok, Muhammad Wiyono, membenarkan surat pengantar dari KUA Mlati sudah masuk pada Jumat (18/11/2022) sore. Meski demikian, sampai saat ini dari kedua pihak mempelai belum datang langsung untuk mengecek kelengkapan.
"Sementara berkas baru masuk tapi perlu konfirmasi yang bersangkutan. Belum sampai ke KUA. Baru berkas numpang nikah. Kami masih konfirmasi. Intinya berkas sudah saya terima di KUA Depok. Dengan data-data kan perlu dikonfirmasi yang bersangkutan, termasuk mas kawin belum," katanya.
Untuk keperluan tersebut, kedua calon pengantin beserta wali harus datang langsung ke KUA. "Datang langsung terkait identitas jejaka to, kalau ada kekeliruan malah repot. Manten, wali, harus datang ke KUA," ujarnya.
Sedangkan dari pihak venue pernikahan sampai saat ini belum mendapat kepastian. GM Royal Ambarrukmo, Herman Courbois, mengaku belum mendapat kepastian penggunaan Royal Ambarrukmo untuk venue pernikahan Kaesang-Erina.
"Sampai saat ini belum ada kepastian. Saya juga lagi nunggu. Kemarin mereka ada rapat, tapi lebih bahas ke Solo. Tapi itu saya harap ada kabar juga untuk kita, tapi belum ada. Kita masih harus nunggu," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.