Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pemkab Gunungkidul berencana membangun sport center untuk memajukan bidang keolahragaan. Meski demikian, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait dengan pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
BACA JUGA : Akan Ada Sirkuit Balap Motor di Kawasan Sport Center Gunungkidul
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan sudah ada masterplan untuk pembangunan sports center. Adapun lokasinya berada di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Handayani di Dusun Jeruksari, Wonosari.
“Memang sudah ada masterplannya. Tapi, hingga sekarang belum ada kepastian kapan dibangun karena memang kemampuan anggaran yang dimiliki pemkab masih terbatas,” kata Supri kepada Harianjogja.com, Rabu (23/11/2022).
Selain itu, ada usulan agar lokasi sports center dipindah. Menurut Supri, ada sejumlah pertimbangan yang mendasari agar lokasi bisa dipindah mulai dari proses perizinan lahan yang mudah; keamanan dan kenyamanan; letaknya strategis hingga masalah efisiensi dan efektivitas dalam pembangunan.
“Yang tak kalah penting, keberadaan sports center mampu menumbuhkan atau mendorong munculnya pusat perekonomian yang baru,” katanya.
Supri tidak menampik jika usulan pemindahan lokasi juga masih sebatas wacana. Sebab, dalam rencana kegiatan 2023 tidak ada anggaran untuk kajian pemindahan lokasi sports center.
“Jadi masih di sekitaran GOR Handayani yang sesuai dengan masterplan,” kata mantan Kepala Bidang Kepemudaan ini.
Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi PKS, Arif Wibawa mengatakan, terkait dengan pembangunan sports center sudah diberikan rekomendasi hasil pengawasan DPRD di triwulan ketiga 2022.
Menurutnya, ada wacana pemindahan lokasi pembangunan, tapi hingga sekarang belum juga ada kejelasan.
“Memang ada rencana pindah dari lokasi di Gading, Playen kemudian ada usulan di sekitar Jalur Jalan Lintas Selatan [JJLS] tapi lokasinya juga belum pasti,” katanya.
Menurut dia, tidak ada masalah terkait dengan pembangunan sports center. Namun demikian, DPRD meminta dilakukan kajian yang mendalam, terutama menyangkut dengan faktor keamanan.
“Jadi harus ada kajian ulang yang lebih mendalam,” katanya.
Arif pun mendukung rencana pemkab menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) di 2025 mendatang.
“Harus dipersiapkan dari sekarang, khususnya berkaitan dengan lokasi penyelenggaraan setiap cabang olahraga yang dipertandingkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.