Advertisement

Libur Akhir Tahun, Belasan Ribu Bus bakal Masuk Jogja lewat Terminal Giwangan

Yosef Leon
Senin, 19 Desember 2022 - 17:37 WIB
Arief Junianto
Libur Akhir Tahun, Belasan Ribu Bus bakal Masuk Jogja lewat Terminal Giwangan Suasana di Terminal Giwangan - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Giwangan Kota Jogja memprediksi terjadinya peningkatan kendaraan masuk dan keluar dengan rata-rata 5% pada masa Natal dan Tahun Baru 2022-2023 mendatang.

Sebanyak 11.852 kendaraan diprediksi masuk dan 11.856 kendaraan keluar dari terminal itu pada Desember ini berkaitan dengan aktivitas libur akhir tahun dan mudik peringatan hari besar keagamaan. 

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Giwangan Kota Jogja, Bekti Zunanta menyampaikan pihaknya telah menetapkan masa operasional angkutan Natal dan Tahun Baru yang dimulai sejak 19 Desember sampai dengan 3 Januari 2022 mendatang.

Sebanyak tiga posko disiapkan, meliputi kesehatan, informasi dan bus angkutan disiapkan di terminal tersebut untuk melayani keperluan penumpang selama masa arus mudik akhir tahun nanti. 

"Puncak arus mudik Natal diperkirakan berlangsung pada 23-24 Desember 2022 sementara puncak arus balik pada 25-26 Desember 2022. Sementara untuk puncak arus mudik Tahun Baru diperkirakan pada 30-31 Desember 2022 dan puncak arus balik terjadi di 1-2 Januari 2023," ungkapnya, Senin (19/12/2022). 

BACA JUGA: Nikah Beda Agama di Jogja Disahkan Pengadilan

Menurut Bekti, lonjakan arus mudik diprediksi akan berlangsung lantaran masa Natal dan Tahun Baru bertepatan dengan libur sekolah serta ditiadakannya pembatasan mobilitas masyarakat.

Diprediksi ada sebanyak 11.852 bus dengan jumlah penumpang sebanyak 61.040 yang masuk serta 11.856 bus dengan penumpang sebanyak 69.735 penumpang yang berangkat melalui terminal Giwangan pada masa Natal dan Tahun Baru. 

Jumlah itu naik rata-rata sekitar 5% dibandingkan dengan kondisi tahun lalu dengan 10.915 bus dengan 50.2017 penumpang masuk serta 11.224 bus dengan 78.220 penumpang yang keluar.

Pihaknya pun memastikan kesiapan sarana angkutan akan dioptimalkan dengan menyiapkan sebanyak 1.634 bus AKAP, 220 bus AKDP, 64 bus angkutan perkotaan serta 1.029 bus pariwisata untuk bus cadangan. 

"Kami juga siapkan sebanyak 104 personel internal serta bantuan dari petugas gabungan. Untuk mengantisipasi permasalahan seperti calo, kendaraan yang tidak laik, tindak kriminal serta potensi pelanggaran tarif," jelasnya. 

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Golkari Made Yulianto mengatakan arus kendaraan masuk ke wilayah setempat diperkirakan akan mulai terjadi pada Jumat (23/12/2022).

Sebelum dan sejak tanggal itu pihaknya sudah menerjunkan petugas untuk melakukan pengawasan dan penertiban kepada kendaraan yang melintas di wilayah setempat. 

"Misalnya ada parkir di bahu jalan atau pelanggaran yang lain itu akan ada penindakan jika ditemui petugas. Sementara untuk rekayasa arus sampai saat ini kami terus mematangkan kesiapan baik itu yang di ring satu seputaran Malioboro atau pun pintu-pintu masuk dari kawasan lain menuju Jogja," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tiga Kelas BPJS Dihapus, Menkes Tegaskan Tak Ada Perubahan Tarif

News
| Kamis, 09 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

alt

Buyer Terkesan saat Membuat Ecoprint & Jalan-jalan ke Tamansari

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 06:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement