Tren Pernikahan di Gunungkidul Menurun, Ini Penyebabnya
Angka pernikahan di Wonosari dan Gunungkidul menunjukkan tren menurun. Pendidikan, karier, ekonomi, jumlah penduduk, hingga relasi digital disebut menjadi fakto
Arus lalu lintas menuju kawasan Pantai Baron, Selasa (25/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL —Memasuki liburan sekolah dan menyambut libur akhir tahun upaya pengamanan di jalur wisata di Gunungkidul terus dilakukan.
BACA JUGA: 1 Juta Kendaraan akan Masuk Jogja di Libur Akhir Tahun
Salah satunya dilaksanakan jajaran Polsek Panggang dengan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KYRD) di titik perbatasan dengan Bantul serta di Jalur Jalan Lintas Selatan.
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa mengatakan, program KYRD sesuai dengan arahan dari Kapolres Gunungkidul berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Diharapkan dengan patroli ini, maka tindak pidana kejahatan seperti kriminalitas jalanan, pencurian, penganiayaan hingga penyalahgunaan narkoba, bisa ditekan.
Menurutnya, untuk pelaksanaan di Kapanewon Panggang, patroli di akhir pekan ini dilaksankaan di dua lokasi. Satu lokasi di perbatasan dengan wilayah Bantul. Sedangkan di jalur wisata di JJLS, tepatnya di perempatan Legundi di Kalurahan Girimulyo.
“Patroli berlangsung hingga dini hari. Kami bersyukur hingga sekarang kondisinya masih aman dan terkendali karena selama patroli belum ada hal-hal yang mencurigakan,” katanya, Minggu (18/12/2022).
Ia menungkapkan, selama libur akhir tahun upaya pengamanan terus ditingkatkan. Terlebih lagi, Kapanewon Panggang menjadi salah satu lokasi jalur wisata serta menjadi pintu masuk ke Gunungkidul.
“Nanti pelaksanaan akan dipertegas lagi melalui Operasi Lilin 2022. Yang jelas, kami terus berupaya menjaga kamtibmas tetap kondusif,” kata mantan Kasubag Humas Polres Gunungkidul ini.
Anang menambahkan, pengamanan kamtibmas tidak hanya dilakukan dari kepolisian tapi juga personel dari TNI, pegawai kapanewon hingga tim jaga warga.
“Untuk program KRYD akan terus dilakukan karena sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan dan saat liburan akan lebih ditingkatkan,” katanya.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto mengatakan, program keamanan dan ketertiban lingkungan tidak hanya dilakukan di internal kepolisian, namun juga para lurah se-Gunungkidul.
Tujuan dari sosialisasi diharapkan pemerintah kalurahan maupun masyarakat dapat ikut berpartisipasi untuk menjaga keamanan lingkungan di wilayah masing-masing.
“Jadi semua harus ikut berperan agar wilayahnya benar-benar aman. Apabila ada hal-hal yang mencurigakan segera laporkan ke polsek terdekat dan jangan main hakim sendiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka pernikahan di Wonosari dan Gunungkidul menunjukkan tren menurun. Pendidikan, karier, ekonomi, jumlah penduduk, hingga relasi digital disebut menjadi fakto
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.