GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Sebanyak 40 Kepala Sekolah tingkat SD, 4 Kepala Sekolah tingkat SMP, dan 34 Pejabat Fungsional di wilayah Sleman dilantik dengan mengambil sumpah jabatan, di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Jumat (30/12/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 40 Kepala Sekolah tingkat SD, 4 Kepala Sekolah tingkat SMP, dan 34 Pejabat Fungsional di wilayah Sleman dilantik dengan mengambil sumpah jabatan, di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Jumat (30/12/2022).
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, berpesan kepada kepala sekolah yang dilantik untuk meningkatkan kinerja pendidik di sekolah. Menurutnya, seorang kepala sekolah merupakan pemimpin dari organisasi sekolah, manajer, motivator, pendidik, administrator, sekaligus sebagai supervisor dari sistem kerja sekolah.
Maka diperlukan dukungan dan sinergitas dari berbagai pihak di sekolah, termasuk keterlibatan para orang tua siswa. “Masyarakat kini menginginkan anaknya menjadi manusia yang memiliki pengetahuan yang luas dan berakhlak,” ungkapnya.
Oleh karena itu kepala sekolah harus selalu memotivasi dan mengingatkan para guru di lingkungan sekolah masing-masing untuk senantiasa meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi diri dan peserta didiknya.
Baca juga: Jumlah Wisatawan ke Bantul sejak Natal Meroket 3 Kali Lipat, Parangtritis Masih Jadi Idola
Pelantikan jabatan fungsional merupakan salah satu langkah untuk menyederhanakan birokrasi agar menjadi efektif dan efisien. Sehingga, Pemkab Sleman berkomitmen untuk melaksanakan penataan dan penyederhanaan birokrasi dan melakukan percepatan penyelesaian penyetaraan jabatan fungsional.
“Saya juga mengingatkan bahwa tantangan kerja ke depan akan semakin berat, sehingga saya minta Saudara untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan serta kompetensi dibidang masing-masing. Tingkatkan kreativitas dan ciptakan inovasi dalam menjawab tantangan zaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
BI mencatat transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar pada semester I 2026 dengan nilai Rp600,69 triliun dan tumbuh lebih dari 100 persen.
DPR mengingatkan tenaga kesehatan menjaga etika bermedia sosial setelah komentar terhadap pasien BPJS viral. Pelanggaran diminta ditindak sesuai atur
Pemkot Jogja menyiapkan program MALIKA setelah 31 dispensasi nikah diajukan pada 2024 untuk mendampingi keluarga muda dan menekan berbagai risiko.
Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur dana, tetapi juga sebagai Bank Pembangunan Daerah