Advertisement

Target Meleset! Jumlah Wisatawan Berkunjung ke Bantul Tak Sampai 150.000 Orang

Ujang Hasanudin
Minggu, 01 Januari 2023 - 12:17 WIB
Sunartono
Target Meleset! Jumlah Wisatawan Berkunjung ke Bantul Tak Sampai 150.000 Orang Wisatawan di kawasan Pantai Parangtritis, Minggu (1/1/2023) pagi. - CCTV/Jogjaprov

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul mengakui target kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru kali ini tidak memenuhi target. Dari target 150.000 orang yang berkunjung ke sejumlah objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul, sampai Sabtu (31/12/2022) tengah malam baru mencapai sekitar 102.000 orang.

Data tersebut terhitung mulai dari tanggal 24-31Desember 2022. Meski belum termasuk Minggu (1/1/2023), namun diperkirakan tetap tidak mencapai target. Kasi Promosi dan Informasi Wisata, Dinas Pariwisata Bantul, Markur Purnomo Adi mengatakan pada malam pergantian tahun 2023 kunjungan ke Parangtritis hanya sampai di angka 18.096 orang dan pantai barat seperti dari Pantai Samas sampai Pandansimo sebanyak 1.911 orang.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Jumlah Wisatawan ke Bantul sejak Natal Meroket 3 Kali Lipat, Parangtritis Masih Jadi Idola,

Goa Selarong 171 orang dan Goa Cerme 23 orang. Selama Minggu pun ia memprediksi jumlah kunjungan wisatawan tidak akan mencapai lebih dari 20.000 orang. Ia menyebut faktor tidak tercapainya target kunjungan wisata karena kondisi cuaca. “Selain itu Nataru kali ini kan tidak ada cuti bersama,” kata Markus, Minggu (1/1/2023).

Pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan tahun lalu jumlah kunjungan wisatawan selama Nataru dari 24 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022 juga hanya 138.000 wisatawan. Menurutnya, kondisi hujan dan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) tahun ini juga mempengaruhi kunjungan wisatawan. Karena BMKG menyebut cuaca ekstrem terjadi selama libur Nataru ini mulai dari hujan lebat hingga kemungkinan gelombang tinggi.

Dengan demikian wisatawan dalam menyambut  malam tahun baru 2023 lebih terpusat di perkotaan seperti Tugu Jogja dan kawasan Titik Nol Kilometer. Tidak hanya di wilayah Jogja, namun juga di wilayah Bantul perkotaan, seperti Lapangan Paseban dan Pasar Seni Gabusan (PSG). “Saya mendapat informasi Paseban penuh,” ujarnya.

BACA JUGA : Bantul Siap Sambut Delegasi Asian Tourism Forum, Ini Deretan Desa Wisata yang Disiapkan 

“Ada kecendrungan wisatawan memilih menghabiskan malam Tahun Baru 2023 di perkotaan karena jika terjadi hujan lebih mudah mencari tempat untuk menduh. Sementara ke pantai mungkin terlalu jauh,” sambung Ipung.

Meski tidak mencapai target, namun kunjungan ke pantai khususnya Parangtritis tetap tinggi jika dibandingkan hari biasa. Kunjungan ke Parangtritis di hari biasa hanya dikisaran 2.000-3.000 orang. Sementara selama Nataru mencapai 6.000-9.000 orang.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo menyampaikan meskipun ada kenaikan wisatawan pada momen libur akhir tahun ini di banding hari-hari baisa, namun ia mengaku kalau kondisi pariwisata di Bantul sejatinya belum pulih sepenuhnya dari pandemi. Sebab sampai saat ini jumlah kunjungannya masih dibawah sebelum pandemi atau belum sama dengan tahun 2019 lalu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Otorita IKN Nusantara Bentuk BUMN

News
| Jum'at, 03 Februari 2023, 08:07 WIB

Advertisement

alt

5 Destinasi Dekat Stasiun Lempuyangan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement