Misi Bangkit PSS Sleman, Pieter Huistra Incar Tiga Poin di Maguwoharjo
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77 Kementerian Agama digelar di MAN 2 Kulonprogo./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO — Hari Amal Bhakti ke-77 Kementerian Agama (Kemenag) kembali diperingati di Kulonprogo. Kerukunan umat beragama menjadi slogan yang diusung tahun ini
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kulonprogo, Wahib Jamil berharap keberadaan Kemenag mampu menghadirkan kualitas keberagamaan agar tercipta kerukunan umat beragama di Indonesia. Sesuai dengan tagline Hari Amal Bhakti Kemenag yang ke-77 yang mengusung tagline Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat.
"Artinya bahwa kita harus senatiasa menjaga kerukunan umat dengan penguatan moderasi beragama," ujarnya melalui rilis, Selasa (3/1/2022).
"Kemudian juga menumbuhkan sikap toleransi, menghindari sikap kekerasan dan senantiasa ramah dengan tradisi dan budaya, serta senantiasa memperteguh komitmen kebangsaan. Sehingga dengan demikian, harapan kita akan terwujud kualiatas keberagamaan dan pada akhrinya bisa terwujud kerukunan umat beragama," terangnya.
BACA JUGA: Kemenag Gunungkidul Minta Pegawai Tak Terlibat Politik Praktis
Pj. Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana berharap dengan momentum ini dapat menjadikan Kemenag Kulonprogo semakin nyata berperan dalam masyarakat. Tidak hanya dalam urusan keagamaan saja namun juga dalam bidang lainnya.
"Ternyata urusan Kementerian Agama itu tidak hanya mengurusi akhirat, tetapi juga membumi dan merakyat. Terbukti terlibat pula dalam urusan Covid-19, urusan pernikahan pun, pengantin menebar ikan dan menanam pohon. Jadi urusan akhirat yang merakyat ini menjadikan Kantor Kementerian Agama di Kulonprogo ini menjadi semakin nyata kiprah dan manfaatnya," tuturnya
Tri menambahkan jika ASN di lingkungan Kemenag Kulonprogo dapat lebih dekat dan menyatu dengan masyarakat Kulonprogo. Serta memperat jalinan persaudaraan antar masyarakat di Kulon Progo. "Masyarakatnya kuat, rukun itu daerahnya menjadi hebat dan Indonesia juga menjadi hebat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.
Herlina Pakpahan meminta Srikandi Hanura turun langsung menyerap aspirasi perempuan melalui kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi 49,85 ton kacang tanah ilegal asal India dari Pelabuhan Dumai hingga Jakarta Utara.
Wamen ATR Ossy Dermawan mengungkap arahan Nusron Wahid di tengah kasus suap HGB dan gratifikasi di lingkungan ATR/BPN.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.