Advertisement

Cari Tahu Penyebab Ambles di Srikeminut, Ini yang Dilakukan Ahli dari UGM

Hadid Husaini
Rabu, 04 Januari 2023 - 18:47 WIB
Arief Junianto
Cari Tahu Penyebab Ambles di Srikeminut, Ini yang Dilakukan Ahli dari UGM Kondisi jalan ambles di Desa Wisata Srikeminut, Sriharjo, Imogiri, Bantul, Rabu (4/1/2023). - Harian Jogja/Hadid Husaini

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL — Fakultas Teknik Geologi dan Fakultas Teknik Sipil UGM melakukan perhitungan awal setelah mendapat rekomendasi dari Bupati Bantul untuk melakukan kajian terkait dengan penyebab amblesnya jalan di Desa Wisata Srikeminut.

Dalam peninjauan awal amblesnya jalan tersebut akan dilakukan dengan pengeboran sedalam 30 meter untuk melihat kondisi tanah.

Advertisement

BACA JUGA:  Simak! Ini Barang Paling Laris saat Ramadan-Lebaran versi Tokopedia

Dosen Teknik Sipil UGM, Ali Awaludin menyampaikan bahwa konstruksi bangunan yang bertugas menghambat gerakan tanah sudah tidak kuat. Menurutnya ruang bebas tanah yang ada membuat pembendung tanah tidak kuat lagi.

Untuk mengetahui kekuatan tanah, dia berencana melihat seberapa kedalaman tanah yang lembek di dua titik yang memakan waktu kurang lebih dua jingga tiga minggu.

“Kami akan mencoba melihat kedalaman tanah dan kami harus bor hingga kedalaman tertentu, kalau sudah tanah keras ya tidak perlu dibor lagi,”kata Ali.

Ali mengatakan bahwa tanah tertekan dari tiga sumber air berbeda sehingga membuat tanah tersebut berubah sifatnya menjadi lebih lunak dan bergerak.

“Airnya dari permukaan, air hujan  dan sekelilingnya, masih akan diteliti apakah air tanah juga berpengaruh,” ujar Ali pada Rabu (4/1/2023).

BACA JUGA: Jalan Wisata Srikeminut Bantul Ambles, Lurah Sriharjo Minta Solusi Konkret

Sheet Pile atau pembendung bertugas menahan gerakan tanah. Menurut Ali, ketika tekanan tidak terbendung lagi ruang bebasnya terhambat maka terjepit dan tanah akan masuk kedalam.

Dengan kondisi tersebut, dirinya merekomendasikan amblesan tanah tersebut untuk di dipindahkan dan membuat konstruksinya dari awal. “Lakukan pembenahan ulang mulai lagi dari nol,” ujarnya. 

Teknik Geologi dan Teknik Sipil UGM, kata dia, juga akan terus berkoordinasi dengan Pemkab Bantul guna memberikan rekomendasi terbaik. Dalam pendalaman tersebut akan dilakukan.

“Ke depan kami akan membuat membuat rekomendasi penangananya seperti apa dan struktur jalanya,” ujar Ali.

Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dalam kesempatan yang sama menyampaikan kerjasama dengan Teknik Geologi dan Teknik Sipil.

“Lewat gambaran yang lebih terkait struktur kami mengharapkan rekomendasi yang keluar, setelah itu baru pemerintah mengambil keputusan untuk pengerjaan kembali rekonstruksi jalan nya,” ujar Halim.

BACA JUGA:  Laptop Harga 6 Jutaan Terbaik, Mulai Axioo Mybook Hingga Acer Aspire

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Permudah Perjalanan ke Borobudur saat Waisak, Batik Air Siapkan 63.300 Kursi Rute Jogja dan Solo

News
| Minggu, 28 Mei 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Kuliner Unik, Restoran Ini Sajikan Ramen dengan Kutu Laut Raksasa

Wisata
| Jum'at, 26 Mei 2023, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement