Advertisement

Targetkan Kurangi Sampah Anorganik 50 Ton, 70 TPS Jogja Akan Dikendalikan

Triyo Handoko
Minggu, 15 Januari 2023 - 21:57 WIB
Budi Cahyana
Targetkan Kurangi Sampah Anorganik 50 Ton, 70 TPS Jogja Akan Dikendalikan Suasana rapat koordinasi FBS yang dipimpin Sekda Jogja Aman Yuriadijaya dan Kepala DLH Jogja Sugeng Darmanto, Jumat (13/1/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Rapat koordinasi Forum Bank Sampah (FBS) Jogja menargetkan pengurangan sampah anorganik sebanyak 50 ton pada Februari nanti. Selain dengan sosialisasi pemilahan sampah hingga penjagaan depo sampah, target tersebut akan dicapai dengan memantau 70 tempat pembuangan sampah (TPS) di Jogja.

Rapat koordinasi FBS dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Jogja Aman Yuriadijaya yang juga Ketua FBS Jogja pada Jumat (13/1/2022). Aman optimistus target tersebut akan terwujud mengingat beragam upaya yang sudah dan akan dilakukan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Aman menyebut sosialisasi beragam program penanganan sampah oleh FBS akan rampung pada Akhir Januari ini. “Harus ada progres kegiatan yang terlihat dari FBS, agar warga dapat melihat dan ikut mengamati perbedaan program zero sampah anorganik ini serta mau terlibat dengan gerakan ini juga,” katanya.

Pembudayaan pemilahan sampah, jelas Aman, adalah kunci penanganan sampah di Jogja. “Kalau sudah terpilah dengan baik, sampah akan mudah dikelola,” ujar dia.

Bank sampah, lanjut Aman, harus menjadi garda terdepan untuk membudayakan pemilahan sampah. “Pengurus bank sampah di tingkat RW, sampai FBS tingkat kemantren harus jadi contoh masyarakat dan memulai dulu pemilihannya nanti semuanya mengikuti,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja Sugeng Darmanto yang juga Ketua Pembina FBS Jogja menjelaskan jawatannya akan turut mengendalikan TPS. “Total TPS di Jogja itu ada 70, nanti TPS ini dikendalikan supaya masyarakat membuang sampah yang sudah terpilah,” katanya.

“Selain DLH, fasilitator bank sampah di RW dan kelurahan juga akan diikutsertakan untuk mengendalikan TPS agar sampah yang dibuang kesana terpilah dan nantinya zero sampah anorganik.”

Tanpa peran bank sampah, lanjut Sugeng, penanganan sampah di Jogja akan timpang dan sulit menyelesaikan masalahnya. “Bank sampah memang garda terdepan, makanya kami ajak terus koordinasi termasuk dalam pertemuan ini,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement