Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Anggota Polsek Panggang membantu seorang pengendara mobil yang tersesat di tengah hutan di Kalurahan Giriwungu, Panggang, Gunungkidul pada Minggu (22/1/2023) dini hari./Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Polsek Panggang membantu pengendara mobil yang tersesat di tengah hutan di Dusun Pentung, Giriwungu, Panggang, Minggu sekitar pukul 03.40 WIB. Masyarakat pun diminta lebih berhati-hati lagi agar peristiwa yang sama tidak terulang.
Adapun pengemudi mobil yang tersesat bernama Lailiana Puspita Rahmawati,38, asal Jabon, Magelang, Jawa Tengah bersama dengan anaknya yang masih kecil. Keduanya datang ke Panggang untuk menghadiri kegiatan temu bisnis yang selesai hingga tengah malam.
Dikarenakan ingin cepat sampai ke Jogja, keduanya langsung pergi seusai acara selesai. Berbekal aplikasi penunjuk arah Google Maps di gawai langsung mengikuti arahan yang ada.
Meski demikian, Google Maps tidak berjalan lancar karena arah yang dituju semakin menjauh dari permukiman warga. Jalan dilalui awalnya cor blok lama-lama hanya jalan berupa tanah dan tanaman.
Kondisi ini membuat Lailiana kebingungan hingga akhirnya menelepon kontak center kepolisian 110. Informasi pengendara tersesat langsung diteruskan ke Polsek Panggang.
BACA JUGA: Ruko Sepanjang Jalan Perwakilan Malioboro Mulai Dibuldoser
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa mengatakan, seusai mendapatkan laporan langsung menerjunkan personel untuk mencari keberadaan pengemudi mobil. Butuh waktu sekitar 40 menit untuk menemukan lokasi keduanya tersesat.
“Cuacanya sedang gerimis. Untuk lokasinya berada di tengah hutan dengan jarak dari jalan beraspal sekitar 1,2 kilometer,” katanya, Minggu (22/1/2023) siang.
Untuk evakuasi, salah seoarang anggota polsek membantu menyopiri dengan dibantu rekannya untuk memberikan penerangan serta panduan agar bisa keluar dari lokasi. Adapun kondisi jalan hanya cukup dilalui satu mobil saja.
“Jadi harus berjalan mundur dengan disorot lampu patroli,” katanya.
Mantan Kasubag Humas Polres Gunungkidul ini menambahkan, proses evakuasi berjalan dengan lancar. Sebelum meninggalkan Panggang, pemilik kendaraan yang tersesat sempat dimintai keteraangan terlebih dahulu di mapolsek.
“Kemungkinan menurut aplikasi penunjuk arah. Pengemudinya panik karena jalan yang dilalui tinggal jalan alami sehingga memutuskan menghubungi kontak center polisi,” katanya.
Dia berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Selain itu, apabila mengalami kesulitan atau butuh pertolongan bisa menghubungi polsek terdekat.
“Kami tidak bisa mengatur keperluan setiap orang. Jadi, saya hanya mengingatkan kalau butuh bantuan bisa menghubungi kontak polisi, kami siap memberikan bantuan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Zulhas menegaskan pasar karbon nasional harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian hutan Indonesia.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.