Advertisement

Ruko Sepanjang Jalan Perwakilan Malioboro Mulai Dibuldoser

Sunartono
Sabtu, 21 Januari 2023 - 19:17 WIB
Sunartono
Ruko Sepanjang Jalan Perwakilan Malioboro Mulai Dibuldoser Pekerja meratakan bangunan di sepanjang Jalan Perwakilan, kawasan Malioboro dengan alat berat, Sabtu (21/1/2023) sore. - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Bangunan ruko di sepanjang Jalan Perwakilan yang berdampingan dengan DPRD DIY Jalan Malioboro mulai dibuldoser pada Sabtu (21/1/2023).

Pembongkaran bangunan ini dilakukan seiring dengan akan digunakannya Kawasan tersebut sebagai pelengkap lahan bangunan Jogja Planning Gallery (JPG).

Advertisement

Di sisi lain semua pengguna lahan bangunan di sepanjang jalan tersebut tidak memiliki izin kekancingan dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat karena lahan tersebut termasuk Sultan Grond.

BACA JUGA: Pedagang Jalan Perwakilan Malioboro Mengaku Ditipu

Pada Selasa (3/1/2023) lalu Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pelaku usaha di sepanjang Jalan Perwakilan tersebut ilegal. Kraton dan Pemda DIY tidak pernah mengeluarkan izin penggunaan lahan dan bangunan di Kawasan tersebut.

“Enggak ada Kekancingan. Makanya kalau dia bayar sewa, bayar pada siapa? Enggak mungkin ada [Kekancingan]. Pemda saja tidak mengeluarkan izin, berartikan ilegal. Menduduki miliknya orang lain,” ucap Sultan HB X, Selasa (3/1/2023), di Kompleks Kepatihan.

Selanjutnya pada Senin (9/1/2023) Sultan HB X menegaskan tidak ada lagi ruang dialog dengan para pengguna lahan dan sudah final. Sehingga harus segera dilakukan perataan bangunan, mengingat lokasi itu akan dipakai untuk pembangunan Gedung JPG. Proses eksekusi bisa dilakukan dengan cepat menggunakan alat berat. “Bongkar kan cepat, dibuldoser wis rampung,” ucap Sultan.

BACA JUGA: Pemkot Jogja Klaim Pedagang Jalan Perwakilan Malioboro

Kini pada Sabtu (21/1/2023) proses perobohan bangunan itu pun mulai ditunaikan. Sebuah alat berat sebenarnya telah terparkir di halaman Gedung DPRD DIY sejak Jumat (20/1/2023), akan tetapi proses perobohan bangunan mulai dilakukan Sabtu.

Proses perataan bangunan dilakukan dari dalam area Kompleks Gedung DPRD DIY, mengingat bangunan itu langsung berdekatan dengan kompleks parlemen tersebut. Petugas melakukannya dengan hati-hati dengan tidak menimbulkan suara keras.

Perataan bangunan dengan tanpa pengawalan dari aparat itu diakukan pada bangunan sisi dalam. Hal ini dilakukan agar tidak menganggu wisatawan karena saat ini Kawasan Malioboro sedang dipenuhi pengunjung di Libur Imlek.

BACA JUGA : Pemkot Bertemu Pedagang Jalan Perwakilan, Ini Hasilnya

Pekerja menggunakan alat berat jenis bor batu untuk meruntuhkan bangunan. Karena bangunan sudah permanen dengan rangka beton, maka beberapa pekerja menggunakan mesin las untuk memotong rangka besi guna memudahkan penghancuran material.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Amalan Menyambut Bulan Puasa Ramadan

Amalan Menyambut Bulan Puasa Ramadan

Jogjapolitan | 9 hours ago

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Presiden Tegaskan Kasus Perundungan Jangan Ditutupi Demi Nama Baik Sekolah

News
| Sabtu, 02 Maret 2024, 22:47 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement