Kawasan Industri Gunungkidul Diperluas Jadi 1.500 Hektare
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dua pelajar berinisial MVF,17 dan MVA,16, asal Magelang, Jawa Tengah nyaris menjadi amukan warga karena diduga mencoba mencuri di sebuah warung di Pantai Kukup, Kemadang, Tanjungsari, Sabtu (21/1/2023) malam. Hingga sekarang keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tanjungsari.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Wawan Anggoro mengatakan, peristiwa pengungkapan percobaan pencurian bermula kecurigaan warga terhadap aktivitas yang dilakukan terduga pelaku. Sabtu sekitar pukul 19.30 WIB, keduanya terlihat mondar-mandir di area homestay yang ada warungnya.
Tak berselang lama, keduanya berusaha membuka gembok warung, namun diketahui oleh salah seorang warga. Massa pun berdatangan dan sempat ingin menghaikim pelaku, tapi dapat dicegah warga dengan membawa masuk ke homestay di lokasi kejadian.
“Nyaris diamuk oleh warga, tapi berhasil diamankan oleh seoarang petugas yang kebetulan berada di sekitar lokasi,” katanya, Minggu (22/1/2023).
Setelah situasi mereda, kedua pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Tanjungsari. Diketahui keduanya masih berstatus pelajar SMK di Magelang.
“Memang baru akan mencuri dengan cara mencongkel gembok warung, tapi dari pengakuan keduanya pernah mencuri di warung di Pantai Baron pada 7 Januari 2023,” ungkapnya.
Hingga sekarang, kedua pelaku masih menjalan pemeriksaan secara intesif. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti Sepeda Motor Yamah Vega, sebuah obeng, tang serta dua smartphone.
Atas perbuatannya ini, keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Adapun ancamannya kurungan penjara maksimal tujuh tahun.
BACA JUGA: Pulang dari Gunungkidul, Warga Magelang Tersesat Dini Hari di Tengah Hutan
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto mengatakan, sudah mendengar kasus upaya pencurian dengan pemberatan yang dilakukan oleh pelajar di kawasan pantai. Adapun penyelesaiannya masih ditangani jajara Polsek Tanjungsari.
Ia pun mengapresiasi warga dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Meski demikian, Suryanto mengingatkan agar tidak main hakim sendiri.
“Jika ada gerak-gerik atau kegiatan yang mencurigakan. Silahkan laporkan ke polsek terdekat. Jangan main hakim sendiri dan serahkan sepenuhnya kepada petugas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Polresta Solo mengamankan 35 motor berknalpot brong dalam razia balap liar. Motor wajib diganti knalpot standar sebelum diambil.
Trump mempercepat kepulangan dari Camp David di tengah peringatan perjalanan AS terkait meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Dosen Unisa mengembangkan kombinasi Metcovazin dan stimulasi listrik untuk mempercepat penyembuhan luka diabetes melalui penelitian praklinis.
Marc Klok menegaskan Persib datang ke Jepara untuk menang saat menghadapi Persijap pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Basarnas menyiapkan 12 penyelam terbaik untuk operasi bawah laut mencari korban KM Virgo Transport 8 pada hari kedelapan.