Kasus HIV-AIDS Gunungkidul Bertambah, 13 Anak Terpapar
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Foto ilustrasi rumah roboh. /Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Rumah milik Sumijan di Dusun Gerjo, Grogol, Paliyan, Gunungkidul ambruk pada Senin (23/1/2023) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pada saat kejadian rumah dalam kondisi kosong.
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengaku sudah mendapatkan laporan berkaitan rumah ambruk di Dusun Gerjo, Grogol, Paliyan. Diduga rangka bangunan yang terbuat dari kayu lapuk sehingga mengakibatkan rumah ambruk.
“Senin siang sudah ada yang ambruk. Tapi pada malam harinya kembali ambruk dan mengenai bangunan di sekitar. Jadi, ada dua bangunan rumah yang ambruk milik Sumijan,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).
BACA JUGA : Hujan Angin Kurang dari Sejam, Rumah di Umbulharjo Ambruk
Purwono memastikan didalam musibah ini tidak ada korban jiwa karena pada saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong. Meski demikian, korban harus menderita kerugian material sekitar Rp10 juta.
Ia sudah menerjunkan personel ke lokasi kejadian, serta memberikan bantuan logistik ke warga. Pada Selasa pagi dilaksanakan kerja bakti guna membersihkan puing-puing reruntuhan.
“Hasil identifikasi lapangan diduga penyebab rumah ambruk karena struktur kayu yang mengalami pelapukan. Apalagi warga sudah ada yang melihat rumah doyong karena embusan angin beberapa hari lalu,” katanya.
Kepala Pengendalian dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana. Pasalnya, saat sekarang masih dalam musim hujan sehingga kesiapsiagaan tetap dibutuhkan guna mengurangi risiko pada saat terjadi bencana.
BACA JUGA : Dua Rumah Ambruk gegara Tanah Longsor, 2 Orang
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan ada sejumlah potensi bencana. Sebagai contoh, untuk bahaya banjir terdapat di sepanjang aliran Kali Oya dan beberapa titik lain seperti di Girisubo dan lainnya.
Adapun potensi tanah longsor berpeluang terjadi di zona utara Gunungkidul meliputi Kapanewon Patuk, Nglipar, Gedangsari, Ngawen, Semin dan Ponjong.
“Untuk ancaman angin kencang hampir merata di seluruh wilayah. Jadi, upaya pencegahan harus dilakukan salah satunya dengan memangkas pohon di sekitaran rumah yang daunnya tumbuh dengan lebat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Marco Bezzecchi mengaku belum pulih 100 persen dari cedera jelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Rider Aprilia itu memilih memasang target realistis setela
Timnas Indonesia wajib menang lawan Singapura di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Hasil imbang atau kalah akan mengakhiri langkah Garuda.
Mobil PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi memiliki sejumlah kekurangan mulai dari harga mahal hingga perawatan baterai yang perlu diperhatikan.
Rafaelson memprotes nilai pasar Timnas Vietnam versi Transfermarkt setelah Indonesia tercatat sebagai skuad termahal di Piala AFF 2026.
Indonesia mengirim 11 wakil ke Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi. Jonatan Christie, Putri KW, dan Fajar/Fikri jadi andalan.