Advertisement

Dinkes Temukan 6 Kasus Campak di Kulonprogo, Imunisasi Kembali Digencarkan

Catur Dwi Janati
Selasa, 24 Januari 2023 - 13:17 WIB
Sunartono
Dinkes Temukan 6 Kasus Campak di Kulonprogo, Imunisasi Kembali Digencarkan Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO – Upaya penekanan kasus campak terus coba dilakukan Dinkes Kulonprogo. Imunisasi menjadi salah satu aspek terpenting dalam penekanan kasus campak. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo, Rina Nuryati menerangkan upaya penekanan angka kasus campak di Kulonprogo bakal terus dilanjutkan pada 2023. Hal in menyusul meningkatnya kasus campak di berbagai daerah di Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Di nasional ada peningkatan kasus di beberapa provinsi. Jadi kami juga harus waspada di Kulonprogo," terangnya pada Senin (23/1/2023).

BACA JUGA : DIY Masuk KLB Campak, Ini Penyebabnya

Menurutnya kasus campak erat kaitannya dengan cakupan imunisasi dasar lengkap. Targetnya 95 persen sasaran anak harus telah diimunisasi. 

"Di Kulonprogo itu capainnya untuk Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) itu sudah 98 persen dan yang campak sudah 99 persen. Namun begitu kita tidak boleh lengah," ujarnya. 

Pada 2022 lalu, Rina mencatat ada enam kasus campak di Kulonprogo. Enam kasus tersebut tersebar di beragam wilayah dengan periode waktu yang berbeda-beda serta tidak ditemukan kaitan secara epidemiologi.  

"Ini menjadi kewaspadaan juga di masyarakat nanti kalau ada yang anak-anak demam kemudian muncul ruam-ruang harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan," terangnya. 

BACA JUGA : Tekan Kasus Campak, Anak Diharapkan Segera Diimunisasi

Untuk menekan angka kasus campak, skema imunisasi serupa akan semakin digencarkan pada 2023. "Tetap seperti tahun kemarin cuma kita lebih meningkatkan lagi," jelasnya. 

Rina mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui anaknya belum menjalani imunisasi campak bisa segera menuju ke Puskesmas terdekat. Petugas akan memeriksa imunisasi apa saja yang sudah diterima anak apakah sudah lengkap atau belum.

"Imbauan kami ke masyarakat untuk mengecek lagi buku KMS-nya apakah sudah lengkap imunisasinya apa belum. Stok vaksin aman," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Konsumsi Pemerintah Jadi Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi di 2022

News
| Senin, 06 Februari 2023, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement