Advertisement

Ditolak Warga, Dishub DIY Keukeuh Menutup Perlintasan KA Bandara Adisutjipto 1 Februari

Sunartono
Rabu, 25 Januari 2023 - 20:57 WIB
Sunartono
Ditolak Warga, Dishub DIY Keukeuh Menutup Perlintasan KA Bandara Adisutjipto 1 Februari Foto ilustrasi. - dok Humas Daop 6 Yogyakarta

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan DIY memastikan akan tetap melakukan penutupan perlintasan sebidang pada 1 Februari 2023 mendatang meskipun warga menolak kebijakan tersebut. Alasannya rencana penutupan itu sudah dilakukan sejak 2021 silam untuk menjalankan aturan hukum yang berlaku di bidang perkeretaapian.

Sebagaimana diketahui aturan perlintasan sebidang itu tertuang dalam UU No.23/2007 tentang perkeretaapian dan PP Np.56/2009 tentang penyelenggaraan perekeretaapian. Bahwa perpotongan jalur kereta api dengan jalan dibuat tidak sebidang. Selain itu perpotongan sebidang hanya dapat dilakukan apabila letak geografis tidak memungkinkan membangun perpotongan tidak sebidang, tidak membahayakan dan mengganggu kelancaran operasi kereta api dan lalu lintas jalan.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Perlintasan Rel KA Depan Bandara Adisutjipto Ditutup Per 1 Februari

Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengaku tidak bisa serta merta menuruti sepenuhnya keinginan warga yang menolak penutupan tersebut. Karena dari sisi kewenangan aturan perlintasan itu harus ditutup. Pemerintah sudah memberikan toleransi dan proses penutupan sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak 2021 silam.

“Kami tidak bisa seperti itu [menurut keinginan penolakan] juga ya, kami kan sebenarnya sudah memberikan toleransi. Karena tidak ada pengelola [penjaga], kalau tidak ada itu ditutup, normally close,” kata Made di Gedung DPRD DIY, Rabu (25/1/2023).

Oleh karena itu Dishub DIY tetap berpegang pada rencana awal yang telah diumumkan kepada masyarakat umum bahwa akan menutup perlintasan sebidang itu pada 1 Februari 2023 mendatang. Akses perlintasan sebidang itu sebenarnya hanya digunakan untuk masyarakat yang akan ke bandara, mereka bisa lewat underpass yang sudah dibangun. Made menilai underpass yang sudah lama dibangun itu salah satu sebagai fasilitas untuk rencana penutupan perlintasan sebidang.

BACA JUGA : Mengadu ke Dewan, Warga Tolak Penutupan Perlintasan Sebidang KA Bandara Adisutjipto

“Aturan semakin ketat, kereta semakin banyak, frekuensi makin banyak. Ada orang tersertifikasi juga untuk menjaga, kami mendanai. Sudah sekian belas tahun kami membiayai itu. Dari aksesibiitas untuk underpass, itu sebenarnya untuk penumpang, termasuk underpass AAU timur, cuma masyarakat seperti itu, kebetulan memanfaatkan [jalan tersebut],” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Duh, Konsumsi Pemerintah Jadi Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi di 2022

News
| Senin, 06 Februari 2023, 16:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement