Demo 28 Oktober: GKR Mangkubumi Ajak Warga Jaga Jogja Tetap Kondusif
GKR Mangkubumi mengajak warga menjaga Jogja tetap damai saat aksi 28 Oktober. Satpol PP DIY menegaskan tugas Jaga Warga menjaga lingkungan.
Pasar Godean, Sleman, Jumat (18/11/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman menegaskan izin lahan lokasi transit pedagang Pasar Godean di Sidokarto hanya sampai Mei 2023. Pedagang akan dipindahkan lagi ke tempat relokasi di Kalurahan Sidoluhur.
Sementara, pedagang tidak ingin dipindah lagi ke lokasi relokasi. Pedagang harus berpindah-pindah dari tempat transit ke tempat relokasi karena revitalisasi Pasar Godean dimajukan pada Januari 2023. "Peminjaman tanah di Sidokarto hanya sampai Mei," ucapnya, Minggu (29/1/2023).
BACA JUGA: Pemkot Jogja Fasilitasi 14 Pedagang Perwakilan ke Pasar Klithikan
Sidoluhur mampu menampung semua pedagang sehingga pedagang tidak terbagi di beberapa tempat. Saat ini, pedagang Pasar Godean menempati lahan transit di Sidokarto, Kuliner Belut, dan Pasar Hobbies. "Proses itu tidak instan, tapi sudah dimulai bersamaan dengan pengajuan proposal permohonan revitalisasi Pasar Godean beberapa tahun lalu," ucap dia.
Kepala Pemeriksaan Laporan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY, Jaka Susila Wahyuana, mengatakan keinginan pedagang untuk tidak dipindah-pindah perlu dibicarakan dengan semua pihak. Sebab, kontrak Pemkab Sleman dengan kalurahan untuk sewa lahan hanya enam bulan.
"ORI menyarankan pedagang menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya Disperindag Sleman sebagai pihak yang bertanggung jawab dan menganggarkan relokasi pasar," ucapnya
BACA JUGA: Tengok Pekarangan, Warga di Gunungkidul Malah Dicurigai Hendak Culik Anak
Dia mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, perpindahan pedagang sudah terakomodasi.
"Sejauh ini sudah sesuai dengan pembahasan yang dilakukan di ORI. Pelayanan dari Disperindag Sleman sudah sesuai hasil pembahasan bersama di Ombudsman."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Mangkubumi mengajak warga menjaga Jogja tetap damai saat aksi 28 Oktober. Satpol PP DIY menegaskan tugas Jaga Warga menjaga lingkungan.
KPK menggeledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai.
Kapolri dan Mendes PDT memperkuat kerja sama memberantas narkoba di desa melalui Desa Bersinar serta menyiapkan program Poliran.
Hujan mulai mengguyur Kulon Progo. BPBD mengingatkan warga mewaspadai pohon tumbang, genangan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Kejagung melelang 209.081,97 ton batu bara sitaan kasus Samin Tan senilai Rp264,08 miliar. Satu peserta dinyatakan sebagai pemenang.
PSIM Jogja mengajukan banding atas sanksi 10 pertandingan Mauro Caballero terkait dugaan rasisme terhadap pemain Bhayangkara FC.