Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka (tengah) didampingi sejumlah pejabat terkait saat berkunjung ke proyek revitalisasi Pasar Terban di Jalan C. Simanjuntak, Gondokusuman, Kota Jogja pada Jumat (28/3/2025)./Ist
Harianjogja.com, JOGJA–Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, berkunjung ke proyek revitalisasi Pasar Terban di Jalan C. Simanjuntak, Gondokusuman, Kota Jogja pada Jumat (28/3/2025). Gibran tiba sekitar pukul 10.45 WIB dan meninjau progres pembangunan pasar selama 30 menit sebelum melanjutkan agenda lainnya.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengatakan kedatangan mantan Wali Kota Solo itu bertujuan untuk melihat secara langsung perkembangan proyek revitalisasi pasar yang digadang-gadang menjadi salah satu pusat transaksi unggas di Jogja.
“Pasar Terban ini berbeda dengan pasar lain karena menggabungkan pasar hewan, khususnya ayam, dengan rumah pemotongan hewan (RPH). Ini satu-satunya pasar di Jogja, bahkan mungkin di DIY, yang terintegrasi dengan RPH,” ujar Hasto.
BACA JUGA : Wapres Dijadwalkan Hadiri Tawur Agung di Candi Prambanan
Pemerintah Kota Jogja menargetkan Pasar Terban memenuhi standar SNI dengan sanitasi yang baik serta fasilitas higienis untuk pemotongan hewan. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 61 persen. “Kami berharap proyek yang sudah berjalan baik ini tidak terkena efisiensi sehingga dapat selesai tepat waktu,” tambahnya.
Dalam proses revitalisasi, Pasar Terban diklaim juga dilengkapi dengan sistem pengelolaan limbah dengan sistem kedap. Hasto menyebut nantinya untuk limbah Pasar Terban akan memakai drainase khusus dengan resapan pengolahan. "Sementara untuk sampah organik dan anorganiknya diatur di belakang pasar. Nanti tidak lagi ke depo buangnya, langsung ke TPA," katanya.
BACA JUGA : One Way Diberlakukan dari Tol Cikampek hingga Kalikangkung
Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja, Veronica Ambar Ismuwardani, menjelaskan dalam kunjungannya Gibran meminta agar pengerjaan proyek sesuai dengan tata kala yang direncanakan. Selain itu, pemerintah setempat juga diminta untuk mempersiapkan pengelolaan secara optimal saat pasar beroperasi. "Kami sudah punya panduan dan pengalaman dengan adanya Pasar Prawirotaman, jadi nanti sebagian besar konsep pengelolaan akan mengadopsi yang di sana karena standarnya sudah nasional," ujarnya.
Proyek revitalisasi Pasar Terban menelan anggaran sebesar Rp55 miliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025. “Para pedagang sudah menunggu lama untuk kembali berjualan di pasar ini. Jika semua berjalan lancar, harapannya operasional bisa dimulai pada Agustus atau September,” kata Vero.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.