RKPD Gunungkidul 2028: Sekolah dan Bansos Jadi Sorotan, Anggaran Harus Tepat Sasaran
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul mulai mengintensifkan penindakan terhadap pemakaian knalpot blombongan. Langkah ini sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, A Purwanta mengatakan pemakaian knalpot blombongan menyalahi aturan karena tidak sesuai dengan standarisasi dari pabrikan. Selain itu, pemakaian juga bisa mengganggu kamtibamas dikarenakan suaranya bisa menjadi alat provokasi sehingga dapat memicu terjadinya kericuhan.
“Maknya harus kami antisipasi dengan menggalakkan penindakan pemakaian knalpot blombongan,” kata Purwanta, Selasa (31/1/2023).
Dia mengakui penindakan terhadap pemakaian knalpot blombongan belum banyak karena pelaksanaan baru tahap awal. Sebelumnya, penindakan hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu seperti malam minggu atau hari libur, tetapi sekarang intensitasnya akan lebih ditingkatkan lagi.
Adapun skema penindakan dengan cara hunting dengan menempatkan petugas di titik-titik tertentu. “Pengendara yang kedapatan memakai knalpot blombongan akan dihentikan, tetapi tidak langsung ditilang karena akan diperingatkan terlebih dahulu,” katanya.
BACA JUGA: Sangat Mengganggu, Knalpot Blombongan di Bantul Akan Disita Polres dan Dijadikan Monumen
Meski tidak ditilang, pengendara yang terjaring diminta mengganti knalpot. Proses pergantian akan ditunggui oleh petugas yang ada di lapangan. “Harus langsung diganti di lokasi,” tegasnya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Basuki Sumantri mengatakan, upaya menjaga kondusivitas terus dilakukan. Terlebih lagi sudah mulai memasuki tahun politik di Pemilu 2024 sehingga pengamanan akan terus ditingkatkan.
Menurut dia, upaya operasi cipta kondisi melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) terus dilakukan di setiap polsek di Gunungkidul. Langkah ini sebagai upaya menjaga kambtibmas, serta mengurangi risiko kriminalitas, terutama menyangkut aksi kejahatan jalanan. “Kami akan terus berupaya agar situasi kamtibmas tetap terjaga,” katanya.
BACA JUGA: Dua Hari, Dua Hoaks Penculikan Anak Beredar di Gunungkidul dan Nyaris Makan Korban
Edy menambahkan, untuk mengoptimalkan pengamanan juga dibutuhkan peran dan partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satunya dengan terus menggiatkan program sistem keamanan lingkungan di masyarakat.
Selain itu, juga bisa dilakukan dengan terus mengawasi kegiatan anak-anak sehingga tidak terjerumus ke salah pergaulan. Hal ini dilakukan agar tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kriminalitas. “Tidak boleh dibiarkan harus terus diawasi. Serta tidak boleh di luar rumah hingga larut malam,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
The Manohara Hotel Yogyakarta menghadirkan Steak & Dimsum Dinner setiap Jumat dan Sabtu dengan promo Buy 1 Get 1 Free seharga Rp299.000 nett.
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, anggaran pendidikan, perlindungan sosial, kesehatan, dan pertahanan mencatat sejumlah rekor.
Program Padat Karya di 10 lokasi Kota Jogja menyerap Rp2,4 miliar APBD 2026. Pemkot berharap anggaran tahun depan tidak dipangkas.
Keluarga Bharatu Laurentius Valdo meminta kasus penembakan di Pondok Cabe diusut tuntas karena menduga pelaku lebih dari satu orang.
Caretaker PSIM Jogja Guntur Cahyo Utomo menilai Bhayangkara FC kandidat empat besar Super League 2026/2027. PSIM berupaya bangkit di Lampung.