Minta Hujan, 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.
Sejumlah pengguna sepeda motor di Jalan Godean, Balai Desa Sidoarum, Godean dihentikan untuk operasi yustisi yang diadakan oleh Satpol PP Sleman pada Senin (30/7/2018)./Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Jalan Godean, Sleman, viral karena salah salah satu netizen meminta Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk mengaspal jalan tersebut. Padahal jalan ini bukan berada di wilayah Solo. Menanggapi permintaan itu, Gibran pun menanyakan lokasi jalan tersebut.
Jalan Godean yang berada di Kabupaten Sleman memang kerap kali rusak dan sempat ditambal aspal beberapa kali. Sejumlah warga di DIY pun telah beberapa kali meminta pemerintah untuk memperbaikinya.
Dihubungi melalui telepon, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PU-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menyebut Jalan Godean berstatus Jalan Provinsi DIY. Adapun penanganan jalan tersebut tahun ini menggunakan dana pemeliharaan rutin. “Tahun 2023 yang kami lakukan sebatas pemeliharaan rutin,” katanya, Rabu (1/2/2023).
Sedangkan penanganan yang sifatnya rekonstruksi, hingga kini telah diusulkan penganggarannya. Dia menyampaikan diperlukan anggaran yang besar untuk penanganan rekonstruksi Jalan Godean. “Perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk rekonstruksi jalan kurang lebih 7 miliar per km [kilometer],” katanya.
Dia menyampaikan, anggaran penanganan Jalan Godean telah diusulkan setiap tahunnya, namun untuk penanganan rekonstruksi diperlukan anggaran yang besar, sehingga belum dapat dilakukan tahun ini.
“Setiap tahunnya sudah kami usulkan, tapi karena anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan rekonstruksi sepanjang ruas Jalan Godean, cukup besar, tentunya hal ini akan memberatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sehingga kami berharap meskipun dilaksanakan secara bertahap proses penganggarannya, mudah-mudahan di tahun depan usulan kami bisa disetujui,” katanya.
“Artinya ada alokasi anggaran setiap tahunnya, sehingga harapannya sepanjang ruas jalan tersebut bisa tertangani semua,” imbuhnya.
BACA JUGA: Viral Gibran Rakabuming Diminta Warganet Mengaspal Jalan Godean Sleman
Sebelumnya, Dinas PUP ESDM DIY telah mengajukan anggaran penanganan Jalan Godean menggunakan Dana Keistimewaan (Danais) DIY, namun karena tidak termasuk Satuan Ruang Strategis (SRS) keistimewaan sehingga tidak dapat ditangani menggunakan dana tersebut. Selain itu, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) juga telah diajukan. Namun karena fokus DAK pada ruas jalan menuju Yogyakarta International Airport (YIA) sehingga pengajuan tersebut tidak berhasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.
Pemerintah menyiapkan bantuan beras 30 kg untuk Oktober–Desember 2026. Simak cara cek bansos melalui situs resmi Kemensos dengan NIK KTP.
Hakim memutuskan eksepsi Febrie Adriansyah dipertimbangkan bersama putusan akhir. Sidang dugaan pemerasan dan TPPU berlanjut pada November.
Galur, Kulon Progo, mencatat 148 hari tanpa hujan hingga 20 Oktober 2026. BMKG menjelaskan penyebab hujan belum merata dan prakiraan musim hujan.
ESDM membuka rekrutmen Pengawal Energi 2026 untuk 108 personel. Simak syarat, dokumen, cara daftar, dan jadwal seleksi sebelum 1 November.
Pemegang hak lagu Elvis Presley menggugat Anthropic atas dugaan penggunaan 274 lagu untuk melatih AI Claude. Nilai tuntutan mencapai US$41 juta.