6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Ilustrasi budaya digital yang tumbuh berkat kemajuan Internet./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Fase pembangunan transformasi digital diharapkan dapat menyentuh semua lini. Membangun budaya digital menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kerangka kerja literasi digital.
Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Teknologi Infomasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) DIY Azzam Muhammad Bayhaqi mengatakan membangun budaya digital bisa dilakukan dengan memanfaatkan bonus demografi dan pemberdayakan masyarakat untuk ikut serta mengembangkan dunia digital. Pertunjukan seni, katanya, dinilai sebagai sarana efektif dalam upaya membangun budaya digital.
“Ada tiga aspek dalam membangun budaya digital. Budaya digital sebenarnya sudah diadopsi oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga aspek tersebut ialah partisipasi masyarakat dalam memberikan kontribusi untuk tujuan bersama, perbaikan atau merubah budaya lama menjadi budaya baru yang efisien, efektif, dan cepat, serta aspek manfaat yang sudah ada untuk membentuk hal yang baru,” katanya, Jumat (10/2/2023).
Azzam menambahkan salah satu contoh aplikatif dalam kehidupan sehari-hari ialah belanja kebutuhan sehari-hari yang semakin mudah dilakukan melalui gawai dengan bantuan internet. Berbeda dengan masa dulu ketika masyarakat harus pergi ke toko untuk mencari kebutuhan sehari-hari. Contoh tersebut menunjukkan pola hubungan atau komunikasi yang lebih cepat dan praktis melalui Internet.
“Budaya digital adalah konsep yang menggambarkan bagaimana teknologi dan internet membentuk cara kita berinteraksi sebagai manusia,” ujar dia.
Guna memasyarakatkan budaya digital di masyarakat, asosiasi melakukan sinergi antara budaya digital melalui berbagai aktivitas sanggar budaya seperti pagelaran seni tari di wilayah Jogja. Sinergi dilakukan dalam bentuk pementasan Sendratari Ramayana bertema Dewantara Muda Berbudaya di Kapanewon Seyegan Sleman, Sabtu (11/2/2023).
Selain pertunjukan seni, katanya, para pegiat seni dan budaya juga mengikuti workshop pengetahuan dan keterampilan dasar literasi digital.
BACA JUGA: Twitter Blue Resmi Masuk Indonesia, Pelanggan Dikenai Rp120.000 Per Bulan
“Ajang itu akan membantu proses transformasi digital pada masyarakat lokal, terutama pegiat lokal. Budaya digital terbentuk dari hasil pola pikir, perilaku, dan cipta karya manusia. Penerapan budaya digital lebih kepada pola pikir atau mindset masyarakat untuk beradaptasi pada teknologi internet,” imbuhnya.
Azzam berharap melalui sinergi pertunjukan seni dalam membangun budaya digital, masyarakat memiliki kemampuan dalam literasi digital. Ke depan, masyarakat bisa terlibat secara aktif dalam mewujudkan budaya digital yang mengokohkan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Di antaranya turut menjadi pejuang anti-hoaks di dunia digital, menjadi netizen yang bijak dalam bermedia sosial, memanfaatkan teknologi informasi dalam setiap kegiatan sanggar budaya, dan lain sebagainya,” ujar Azzam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
TNI AU menyiapkan enam pesawat untuk mengirim bantuan logistik dan tenaga kesehatan bagi korban gempa di NTT.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 19 Agustus 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.
Barcelona resmi mendatangkan Rodri dari Manchester City dengan kontrak hingga 2030. Transfer gelandang Spanyol itu mencapai 60 juta euro.
BGN mengungkap dugaan insiden MBG di Karo akibat ikan tak disimpan di freezer hingga 12 jam. Keamanan pangan akan diperketat.