Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Rekonstruksi kasus klitih di Titik Nol Kilometer Jogja pada Jumat (17/2/2023) - Harian Jogja/Stefani Y
Harianjogja.com, JOGJA—Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Jogja memastikan akan melakukan penanganan secara profesional terkait tersangka kasus klitih titik nol kilometer yang melaporkan balik korban.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Archye Nevadha membenarkan terkait adanya laporan pihak tersangka dalam kasus tersebut. Adapun pihak yang melaporkan adalah salah satu tersangka berstatus anak berhadapan hukum dalam hal ini GN lewat penasehat hukumnya.
“Diduga pelaku dalam hal ini yang anak berhadapan hukum [GN], melalui penasehat hukumnya membuat laporan polisi ke Satreskim Polresta Jogja,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/2/2023).
BACA JUGA : Bantah Terjadi Klitih Titik Nol Jogja, Pihak Tersangka Balik Melaporkan Korban ke Polisi
Archye menegaskan polisi akan melakukan penyelidikan secara professional terkait kasus tersebut. Prinsipnya karena ada masyarakat yang melapor, maka petugas harus menerima dan selanjutnya mendalami lewat proses penyelidikan.
“Saat ini masih kami dalami terkait keterangan saksi dan alat bukti yang ada. Laporannya terkait tindak pidana pengeroyokan atau penganiayaan. Yang jelas dari polisi masih mendalami dan masih melaksanakan proses penyelidikan. Intinya kami terima laporan dari masyarakat dan kami tangani secara professional,” ujarnya.
Menurutnya masih harus melakukan pemeriksaan saki-saksi yang berkaitan dengan laporan saat kejadian pertama sebelum akhirnya terjadi kekerasan di titik nol jogja. “Pertama anak berhadapan dengan hukum ini datang sendiri di TKP kemudian merasa terpepet, dia pulang ambil knok dan panggil teman-temannya. Saat itu temannya sedang minum, lalu ikut dan ada yang membawa sajam,” ujarnya.
Bantah Klitih
Sebelumnya kuasa hukum enam tersangka tindak kekerasan jalanan titik nol kilometer Jogja atau lazim disebut klitih angkat bicara. Mereka membantah para tersangka melakukan aksi klitih terhadap korban seperti yang viral di medsos. Tersangka melaporkan balik pihak korban ke polisi dengan alasan karena sebelumnya sempat dikeroyok.
“Berita viral itu kan disebut klitih, ini sebenarnya bukan klitih, korban kejahatan atau victimisasi, orang yang menjadi korban kejahatan. Ditangkap ditahan, meningkat menjadi victim mentality [kesalahan yang dilakukan orang lain]. Para anak ini yang melakukan dianggap klitih perbuatan melawan hukum sesuai faktanya, itu melakukan pembelaan diri, mempertahankan diri,” kata Harsito Koordinator Tim Kuasa Hukum 6 Tersangka kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
BACA JUGA : Tersangka Kasus Klitih Ikuti Rekonstruksi Ulang Kejadian di Titik Nol Jogja
Ia pun menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan data yang diperoleh dari keenam tersangka. Awalnya sekitar pukul 03.30 WIB pada Rabu (8/2/2023) ada serombongan anak muda lewat di Jalan Malioboro yang merupakan kelompok para korban. Menurutnya mereka arogan karena membleyer dan mengangkat roda depan atau melakukan jumping. Melihat hal tersebut, kata dia, kliennya berusaha menasehati secara kstaria dan sopan.
“Dengan nasehat tidak direpons positif, begitu sampai di titik nol, yang menasehati ini ditanya kenapa pergi takut ya. Akhirnya langsung dikeroyok. Karena kalah jumlah, lalu pulang mengundang teman-temannya. Lima orang bersama korban ini datang ke sana dan mereka masih di sana untuk membalas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (26/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar panen raya komoditas padi, penyerahan bantuan alat pertanian,
PLTS Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun dengan investasi Rp1,6 triliun dan ditargetkan beroperasi akhir 2027.