Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kecalakaan maut yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di pertigaan ruas jalan Gedangsari, tepatnya di Dusun Jatibungkus, Hargomulyo, Sabtu (18/2/2023) sekitar pukul 20.30 WIB. Satu pengendara dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka serius di bagian kepala.
Peristiwa nahas ini bermula saat sepeda motor Yamaha Mio B 5947 FZF yang dikendarai Dimas Wijanarko,20, melaju dari arah timur dan berencana belok ke utara. Namun di saat bersamaan dari arah utara melaju saat motor Yamaha Jupiter AB 2760 FT dikendarai Dafa Setiawan,16, melaju dengan kecepatan tinggi.
Tabrakan dua unit sepeda motor ini tak dapat dihindarkan. Nahasnya usai tabrakan tak membuat sepeda motor Yamaha Jupiter berhenti karena terpental lalu menabrak dan Honda Vario AB 5947 SX dikendarai Sarwanto berboncengan dengan Dwi Raharjo yang melaju dari arah selatan.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto mengatakan, kasus kecelakaan maut yang melibatkan empat sepeda motor sudah dilimpahkan ke Unit Penegakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul. Akibat kejadian ini, seorang pengendara atas nama Dimas Wijanarko asal Kecamatan Wedi, Klaten meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban mengalami patah leher dan luka serius di bagian kepala,” kata Suryanto kepada wartawan, Minggu (19/2/2023).
Selain itu, pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter juga mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan ke RSUP Sardjito. “Untuk pengendara Honda Vario tidak apa-apa, tapi pemboncengnya mengalami luka ringan,” katanya.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama sehingga kasus kecelakaan maut bisa ditekan. Menurut dia, kecelakaan yang terjadi karena murni kesalahan pengendara.
“Pengendara melaju dengan kecepatan tinggi. Sedangkan lainnya, saat menyeberang jalan juga tidak melihat kondisi di sekitarnya,” katanya.
BACA JUGA: Sudah 3 Bulan, Warga Korban Longsor di Gunungkidul Masih Tinggal di Bekas Bangunan SD
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, kasus kecelakaan maut yang melibatkan tiga sepeda motor masih dalam penyelidikan. Pihaknya juga sudah menerjunkan personel untuk pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Sepeda motor yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan untuk barang bukti,” katanya.
Menurut dia, selain korban jiwa, dalam peristiwa ini juga ada kerugian material sekitar Rp2 juta. “Kami imbau kepada seluruh pengendara di jalanan untuk lebih berhati-hati. Jangan lupa pakai helm bagi pengendara motor guna menenakan fatalitas saat terjadi kecelakaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.