Advertisement
Waspada! DIY Bakal Dilanda Cuaca Ekstrem hingga 3 Hari ke Depan
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hujan masih akan mengguyur DIY sampai 24 Februari 2023 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi.
Dia mengatakan berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG DIY mengidentifikasi masih tingginya potensi curah hujan dalam periode tiga hari kedepan di sebagian besar wilayah DIY.
Advertisement
"Kondisi tersebut dipicu adanya pusat tekanan di selatan perairan Bali Nusa Tenggara yang membentuk pola belokan angin di sebagian besar wilayah Jawa termasuk wilayah DIY," ucapnya, Rabu (22/2/2023).
Profil vertikal kelembaban udara cukup tinggi mencapai di atas 70%. Serta labilitas lokal pada siang hari yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah DIY.
BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Nelayan Kulonprogo Terpaksa Menepi
Menurutnya, kondisi ini bisa meningkatkan potensi cuaca ekstrem dalam periode tiga hari kedepan. Hujan diperkirakan akan terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat. "Bisa disertai kilat dan angin kencang untuk periode 22-24 Februari 2023 dapat terjadi di wilayah DIY," kata dia.
Lebih lanjut dia menyampaikan, kondisi cuaca di DIY beberapa hari sebelumnya mengalami kecenderungan panas di sebagian besar wilayah. Kondisi ini dipicu adanya bibit siklon tropis di 99W di Perairan Filipina sebelah di timur Laut Manila.
Bibit siklon tropis tersebut menyebabkan pola konvergensi beralih yang awalnya di perairan selatan Jawa, bergeser ke wilayah perairan Utara Jawa, sehingga jawa bagian Selatan berkurang curah hujannya dan cenderung panas. "Bibit siklon 99w saat ini sudah melemah dan memasuki daratan sehingga tidak berdampak atau berpengaruh untuk wilayah Indonesia."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc Tinggal Tunggu Tanda Tangan Prabowo
Advertisement
Wisata Bunga Sakura Asia Jadi Tren, Ini 5 Destinasi Favorit 2026
Advertisement
Berita Populer
- Penyakit VTE Jadi Silent Killer, Guru Besar UGM Ingatkan Deteksi Dini
- Gempa Susulan DIY 14 Kali, BMKG Tegaskan Aktivitas Sesar Opak Melemah
- Pengamat Politik Nilai Informasi Hibah Raudi Lazim Secara Kelembagaan
- Capaian IKD Kulonprogo Masih 6 Persen, Keterbatasan Gawai Jadi Kendala
- MBG Tekan Pasokan Sayur Pasar Beringharjo, Harga Mulai Merangkak
Advertisement
Advertisement



