Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Objek wisata Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul sempat tutup sepuluh hari akibat dampak dari cuaca buruk. Meski demikian, sejak Sabtu (18/2/2023) sudah kembali buka seperti biasa.
Pengelola Wisata Cave Tubing Kalisuci, Winarto mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Gunungkidul berdampak terhadap operasional destinasi di Kalisuci. Menurut dia, cave tubing yang dijalankan termasuk wisata minat khusus sehingga pelaksanaan benar-benar harus mengedepankan aspek keamanan.
BACA JUGA : Potensi Cuaca Ekstrem, Belasan Ribu Pohon Perindang
Oleh karenanya, pada saat terjadi banjir karena dampak dari cuaca ekstrem, maka penyusuran harus dihentikan atau ditutup. “Sudah sekitar sepuluh harian wisata Kalisuci tutup,” katanya, Minggu (19/2/2022).
Meski demikian, ia mengakui sejak Sabtu (18/2/2022) sudah dibuka kembali. Alasan pembukaan tak lepas dari debit air di Kalisuci yang dinilai sudah aman untuk penyusuran.
“Tentunya terus melihat kondisi cuaca. Kalau terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir, maka penyusuran harus dihentikan,” katanya.
Disinggung mengenai jumlah tamu yang datang, Winarto mengakui masih bisa dihitung dengan jari. Ia mencontohkan, pengunjung pada Sabtu hanya sebanyak 22 orang. “Untuk hari ini yang tercatat 28 orang yang berwisata dengan menyusuri Kalisuci,” katanya.
BACA JUGA : Waspada! BMKG Perpanjang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Menurut dia, musim hujan sangat berpengaru terhadap kunjungan ke Kalisuci. Winarto mencontohkan, secara total pada Januari lalu hanya 200 orang dalam sebulan.
“Kami memang ada pembatasan kunjungan. Selain itu, aspek keselamatan menjadi hal utama. Jika terjadi banjir, maka penyusuran tidak dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.