Blue Food Jadi Kunci Ketahanan Pangan Indonesia pada 2050
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Ilustrasi gelombang tinggi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Cuaca ekstrem yang melanda Kulonprogo beberapa waktu lalu berdampak pada aktivitas nelayan. Nelayan terpaksa menepi karena laut cukup berbahaya untuk mencari ikan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, DKP Kulonprogo, Raden Wakhid Purwosubiyantara, mengatakan cuaca ekstrem beberapa hari belakangan sangat berdampak pada aktivitas nelayan Kulonprogo. Wakhid mencatat setidaknya satu hingga dua hari nelayan Kulonprogo sempat menepi dan tidak berani melaut lantaran cuaca ekstrem.
“Ada [hari yang tidak berangkat], satu dua hari ini ada yang kosong. Pas itu hujan deras itu, pada enggak berangkat,” kata dia, Minggu (19/2/2024).
Laporan cuaca prediksi BMKG menjadi salah satu patokan nelayan untuk berangkat atau tidaknya melaut.
“Sangat terdampak. Tetapi teman-teman sudah sangat tahu, kapan berani melaut dan kapan tetap bertahan di daratan, tidak melaut,” ujarnya.
Padahal menurut pantauan Wakhid, ikan bawal mulai banyak diperoleh para nelayan. Ikan yang dihargai Rp400.000 per kilogram ini tentu bernilai ekonomis bagi nelayan. Sayangnya, cuaca ekstrem membuat nelayan tak bisa serta merta asal melaut.
“Tetapi karena kondisi ekstrem, kadang-kadang tidak bisa diketahui dan juga sudah ada pantauan dari BMKG itu, kami juga enggak berani,” ujar dia.
Kendati musim ikan mulai mudah ditemui, Wakhid mengimbau kepada para nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut di tengah cuaca ekstrem. Pasalnya risiko yang ditimbulkan saat melaut pada cuaca ekstrem sangat berbahaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Polisi masih menyelidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol Semarang berinisial AMM yang ditemukan terluka di kompleks pendidikan Akpol.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Belanja gaji pegawai Pemkab Sleman 2027 turun menjadi Rp787,97 miliar. BKAD mewaspadai TPP terdampak jika target PAD tidak tercapai.
Pemerintah memastikan pemisahan anggaran BGN dari fungsi pendidikan mulai diterapkan pada penyusunan APBN 2028 sesuai putusan MK.
Balita menjadi kelompok paling rentan TBC di Kota Jogja. Hingga 23 Juli 2026 tercatat 174 anak terdiagnosis tuberkulosis.