Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jaringan bus sekolah di Gunungkidul. Meski demikian, dalam pelaksanaannya juga melibatkan moda angkutan umum milik swasta.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan sejak diluncurkan pada 2022, hingga sekarang sudah ada tujuh armada bus sekolah yang beroperasi. Adapun layanan menyasar di sembilan kapanewon meliputi Tanjungsari, Tepus,Playen, Paliyan, Ponjong.
Selain itu, ada di Kapanewon Gedangsari; Semanu, Wonosari dan Karangmojo. “Masih ada sembilan kapanewon yang belum terlayani. Ke depannya kami ingin seluruh kapanewon bisa terlayani bus sekolah,” kata Rakhmadian, Kamis (23/2/2023).
BACA JUGA: Bus Sekolah Kini Resmi Melintasi 13 Sekolah di Kulonprogo, Ini Daftarnya
Meski ada rencana menambah armada dan memperluas layanan di 18 kapanewon, ia memastikan didalam operasi tetap berkomitmen menggandeng angkutan swasta. Hingga sekarang sudah ada sembilan armada swasta yang mengantarkan siswa bersekolah. “Untuk swasta dikenakan tarif Rp3.000 sekali naik sehingga pulang pergi membayar Rp6.000,” katanya.
Dia menegaskan bahwa layanan bus sekolah milik Pemkab Gunungkidul dengan armada swasta tidak akan tumpang tindih. Pasalnya, jalur yang dilayani bus milik pemkab hanya tujuan Wonosari dan beroperasi hanya saat jam berangkat dan pulang sekolah.
Adapun armada swasta tetap bisa beroperasi sesuai dengan izin trayek yang dimiliki serta menyasar antar sekolah dalam zonasi yang dimiliki.
“Misalnya di Semin bisa melayani antar sekolah di kawasan tersebut. Kalau bus kami rutenya hanya dari Semin menuju Wonosari,” katanya.
Disinggung mengenai anak-anak naik bus sekolah, Rakhmadian mengakui peminatnya sangat tinggi. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan menambah armada.
“Awalnya punya tiga, terus ada tambahan empat unit. Sekarang dilihat dulu perkembangannya sebelum menambah armada baru lagi,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh program dari dinas perhubungan untuk bus sekolah. Langkah ini sebagai salah satu upaya menekan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
Selain itu, bus sekolah dalam praktiknya menggandeng angkutan swasta sehingga juga sebagai upaya menghidupkan angkutan umum yang sempat mati suri. “Tentunya untuk layanan harus terus ditingkatkan sehingga penumpang merasa nyaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.