Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Aliansi Warga Jogja saat menyampaikan aspirasi ke DPW PSI DIY Sabtu (25/2/2023). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, JOGJA—Sekelompok Milenial di wilayah Jogja mengancam akan menarik dukungan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) jika kemudian hari berbelok arah dan tidak komitmen dalam keputusan politik terkait Pemilu 2024 mendatang. Mereka meminta agar PSI membuat keputusan yang konkret mendukung Ganjar Pranowo menjadi Calon Presiden 2024 dan mengawal kepemimpinan Joko Widodo.
Pernyataan itu disampaikan saat menyambangi kantor DPW PSI DIY yang berlokasi di kawasan Umbulharjo pada Sabtu ((25/2/2023). Elemen Milenial Jogja yang mengatasnamakan Aliansi Warga Jogja itu menggeruduk kantor tersebut dan menyerahkan kertas kerja berisi poin-poin tuntutan. Koordinator Aliansi Warga Jogja Sigit Sulistyo menyampaikan, PSI dinilai cocok mengusung Ganjar pada Pemilu 2024 nanti.
BACA JUGA : Suara Milenial Jadi Andalan PSI Beri Dukungan Paslon
"Karena PSI ini kebanyakan diisi oleh pemuda pemudi milenial dan kami banyak dari kalangan milenial juga, sehingga cocok dengan visi dan misi kami," kata Sigit.
Sigit mengklaim, Ganjar merupakan sosok yang tepat untuk meneruskan estafet kepemimpinan Joko Widodo sebagai Presiden RI. Sebab, pihaknya menyebut bahwa ada kesamaan visi antara kedua tokoh itu dalam strategi pembangunan dalam mencapai Indonesia emas pada tahun-tahun mendatang. Ganjar disebutnya juga sosok pengayom dan telah ditunjukkan saat memimpin Jawa Tengah (Jateng).
"Ganjar menurut kami merupakan tokoh pengayom semua kalangan terutama milenial dan sosok seperti itu yang kita harapkan jadi presiden," katanya.
Ketua DPW PSI DIY Kamaruddin mengatakan, pihaknya akan meneruskan aspirasi dari kelompok milenial Jogja itu kepada DPP PSI. Ada dua pernyataan yang disampaikan oleh elemen tersebut yakni mendukung Ganjar sebagai Presiden RI dan mengawal kepemimpinan Joko Widodo sampai masa pemerintahannya berakhir. Dua poin itu, kata dia akan diperjuangkan untuk dijadikan garis politik partai jelang Pemilu 2024 nanti.
"Mereka juga minta apabila dua hal itu tidak dipenuhi mereka akan menarik dukungan dari PSI. Kita sudah janji dan akan sampaikan ke DPP bahwa kita akan perjuangkan aspirasi masyarakat Jogja," ujarnya.
BACA JUGA : Media dan DPRD Diharapkan Bisa Bersinergi
Menurut Kamaruddin, keberhasilan kepemimpinan Ganjar bisa dilihat dari capaian menekan angka stunting dan juga kemiskinan. Catatan elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM) pada 2018 tingkat stunting di Jateng berada di angka 24,4 persen kemudian pada 2022 berada di angka 11,9 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng juga mencatat jumlah penduduk miskin di angka 10,98 persen.
"Dua sektor itu yang menurut kami menjadi barometer penting bahwa Ganjar sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Joko Widodo," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.