Suara Milenial Jadi Andalan PSI Beri Dukungan Paslon Pilkada di DIY

Ketua DPW PSI DIY Stevanus C. Handoko. - Dok.Harian Jogja.
02 September 2020 11:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY menyatakan suara dari kalangan milenial akan menjadi kekuatan tersendiri bagi partainya untuk memenangkan bakal pasangan calon (bapaslon) yang didukung dalam Pilkada di DIY. PSI DIY hingga Selasa (1/9/2020) masih melakukan penjajakan dengan sejumlah bapaslon yang akan diberikan dukungan dalam Pilkada di Sleman, Bantul dan Gunungkidul.

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY Stevanus C. Handoko menyatakan pihaknya memiliki kekuatan di segmen suara dari kalangan anak muda milenial, termasuk wilayah DIY. Oleh karena itu, ia meyakini dalam Pilkada di DIY akan menjadi kekuatan tersendiri bagi PSI untuk membawa anak milenial memberikan suara kepada paslon yang didukung. Menurutnya PSI dikenal sebagai politik anak muda yang mampu memberikan perhatian nyata dan selalu terjun ke masyarakat.

BACA JUGA : Sri Muslimatun-Amin Purnama Siap Hadapi Dua Pesaingnya

“Kekuatan kami segmen anak muda, kami sangat dekat anak muda, gaya politik anak muda, Plt Ketua DPP kami Mas Giring ini juga sosok muda. Kami dorong agar suara milenial bisa diarahkan kepada sosok yang menjadi dukungan kami [Pilkada di DIY]. Karena dalam berbagai survei elektabilitas PSI meningkat dibandingkan partai lain. Itu karena anak milenial percaya dengan kinerja PSI selalu terjun di masyarakat,” katanya Selasa (1/9/2020).

Stevanus menilai suara dari kalangan anak muda antara 17 tahun hingga 37 tahun memiliki persentase mencapai 35%. Potensi suara ini akan menjadi garapannya dalam memberikan dukungan ke pasangan.

“Data BPS bagaimanapun juga nyaris 30.000 DPT [daftar pemilih tetap] dari kalangan anak milenial, ini kami dorong untuk digarap secara profesional. Dan caranya tidak lagi menggunakan politik konvensional, tetapi harus ke arah milenial,” ujarnya.

BACA JUGA : Pilkada Gunungkidul: Calon Independen Gugat KPU ke MA

Terkait dukungan, kata dia, hingga Selasa (1/9/2020) masih melakukan penjajakan dan belum memberikan pernyataan secara resmi. Pihaknya menunggu permohonan dari DPD PSI di Sleman, Bantul dan Gunungkidul untuk kemudian dibawa ke DPW PSI DIY dan diajukan ke DPP PSI.

“Kami lakukan penjajakan terkait paslon yang kami dukung, kami cek track record mereka kemudian kapasitas terkait dengan posisi strategis saat ini memimpin daerah. Kami harus lihat latar belakang mereka. Sleman sudah lakukan penjajakan kandidat dan pasangan. Prosesnya menunggu DPD, ada permohonan proses rekomendasinya, DPW lanjutkan ke DPP,” ucapnya.