Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Sejumlah warga memanfaatkan jalur baru kawasan pedestrian Kotabaru sisi barat, Jogja, Selasa (22/1)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan mengusung konsep wisata malam hari di kawasan Cagar Budaya, Kotabaru. Sebab, nuansa eksotis dan gemerlap kota pelajar lebih terasa setelah matahari tenggelam di wilayah itu.
BACA JUGA: Kotabaru Jadi Kawasan Premium
Konsep ini juga sejalan dengan penataan yang telah dilakukan di area pedestrian Jalan Suroto maupun Jalan Jenderal Sudirman.
Di dua jalan itu Pemkot Jogja telah merevitalisasi area pedestrian dengan penambahan sejumlah ornamen penghias dengan anggaran puluhan miliar secara bertahap sejak 2018 silam. Selain penataan fisik, Pemkot berencana untuk membentuk forum koordinasi di wilayah Kotabaru untuk mempromosikan potensi di wilayah tersebut.
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya mengatakan, memilih tajuk selamat malam Kotabaru dalam mempromosikan kawasan cagar budaya itu. Konsep ini dipilih lantaran Kotabaru dianggap paling tepat dalam menggambarkan malam harinya Jogja. Potensi tersebut akan coba diangkat kepada para wisatawan agar tertarik menyambangi wilayah itu.
"Kita sudah inventarisasi kegiatan yang akan dilakukan dalam mengenalkan Kotabaru kepada khalayak," katanya, Kamis (2/3/2023).
Menurutnya, pelaksanaan event yang nantinya akan diselenggarakan sepanjang tahun ini di Kotabaru condong digelar pada malam hari. Hal ini menyesuaikan dengan tajuk yang diangkat pihaknya dalam mengenalkan kawasan itu. Manajemen pengembangan nantinya juga dibuat holistik dengan melibatkan berbagai instansi maupun elemen di wilayah setempat.
"Selama ini kan parsial saja ya penataannya. Kita akan melibatkan pula forum warga dan elemen lain yang sudah eksis di Kotabaru dalam upaya pengembangan," ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyebut, akan ada kalender event khusus di kawasan Kotabaru ke depannya. Narasi pada setiap bangunan dengan nilai sejarah maupun nilai tambah akan diperbanyak. Selain itu juga ada penambahan fasilitas sarana prasarana pada titik tertentu untuk mendukung suasana malam di Kotabaru.
"Kita juga akan tambah lampu penerangan untuk mendukung event malam hari di dua titik yakni Jalan Sudirman dan Jalan I Dewa Nyoman Oka. Setiap event juga akan kita kurasi untuk menyesuaikan dengan lingkungan atau vegetasi yang ada di Kotabaru," ucap Yetti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
KPK mengembangkan kasus korupsi Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.