Festival Layang-Layang Internasional Kembali ke Bantul, Ini Jadwalnya
JIKF 2026 digelar di Parangkusumo, diikuti 17 negara. Festival layang-layang ini dorong wisata dan ekonomi kreatif Jogja.
Sejumlah warga memanfaatkan jalur baru kawasan pedestrian Kotabaru sisi barat, Jogja, Selasa (22/1)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja akan mengusung konsep wisata malam hari di kawasan Cagar Budaya, Kotabaru. Sebab, nuansa eksotis dan gemerlap kota pelajar lebih terasa setelah matahari tenggelam di wilayah itu.
BACA JUGA: Kotabaru Jadi Kawasan Premium
Konsep ini juga sejalan dengan penataan yang telah dilakukan di area pedestrian Jalan Suroto maupun Jalan Jenderal Sudirman.
Di dua jalan itu Pemkot Jogja telah merevitalisasi area pedestrian dengan penambahan sejumlah ornamen penghias dengan anggaran puluhan miliar secara bertahap sejak 2018 silam. Selain penataan fisik, Pemkot berencana untuk membentuk forum koordinasi di wilayah Kotabaru untuk mempromosikan potensi di wilayah tersebut.
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya mengatakan, memilih tajuk selamat malam Kotabaru dalam mempromosikan kawasan cagar budaya itu. Konsep ini dipilih lantaran Kotabaru dianggap paling tepat dalam menggambarkan malam harinya Jogja. Potensi tersebut akan coba diangkat kepada para wisatawan agar tertarik menyambangi wilayah itu.
"Kita sudah inventarisasi kegiatan yang akan dilakukan dalam mengenalkan Kotabaru kepada khalayak," katanya, Kamis (2/3/2023).
Menurutnya, pelaksanaan event yang nantinya akan diselenggarakan sepanjang tahun ini di Kotabaru condong digelar pada malam hari. Hal ini menyesuaikan dengan tajuk yang diangkat pihaknya dalam mengenalkan kawasan itu. Manajemen pengembangan nantinya juga dibuat holistik dengan melibatkan berbagai instansi maupun elemen di wilayah setempat.
"Selama ini kan parsial saja ya penataannya. Kita akan melibatkan pula forum warga dan elemen lain yang sudah eksis di Kotabaru dalam upaya pengembangan," ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyebut, akan ada kalender event khusus di kawasan Kotabaru ke depannya. Narasi pada setiap bangunan dengan nilai sejarah maupun nilai tambah akan diperbanyak. Selain itu juga ada penambahan fasilitas sarana prasarana pada titik tertentu untuk mendukung suasana malam di Kotabaru.
"Kita juga akan tambah lampu penerangan untuk mendukung event malam hari di dua titik yakni Jalan Sudirman dan Jalan I Dewa Nyoman Oka. Setiap event juga akan kita kurasi untuk menyesuaikan dengan lingkungan atau vegetasi yang ada di Kotabaru," ucap Yetti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKF 2026 digelar di Parangkusumo, diikuti 17 negara. Festival layang-layang ini dorong wisata dan ekonomi kreatif Jogja.
Harga pangan 8 Juli 2026: cabai rawit Rp61.900/kg, telur Rp29.050/kg. Cek daftar lengkap harga beras, daging, minyak, dan gula terbaru.
Kontroversi wasit warnai kemenangan Argentina 3-2 atas Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026. Messi bawa Albiceleste lolos dramatis.
Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu 8 Juli 2026, mulai dari kunjungan Prabowo-Modi, isu pajak palsu Sleman, hingga kemenangan Timnas U17.
Cek jadwal SIM keliling Kota Jogja Juli 2026 lengkap. Ada layanan pagi hingga malam di Alun-Alun Kidul dan MPP Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 lengkap dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, dan Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, rute langsung tanpa transit.