Bregodo Jogo Malioboro Jadi Daya Tarik Wisatawan
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
BANTUL—Program padat karya infrastruktur dinilai memiliki dua manfaat sekaligus. Selain bisa memberdayakan warga miskin, juga dapat perbaikan infrastrukturnya. Bahkan hasil pembangunannya atau infrastruktur yang dibangun lebi bagus daripada dipihakketigakan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa program padat karya ibarat pisau bermata ganda. Di satu sisi program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. “Padat karya ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, artinya bisa memiliki kontribusi untuk penanggulangan kemiskinan,” katanya saat ditemui di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Rabu (1/3/2023)
Maka dari itu, syarat bagi warga masyarakat yang terlibat dalam program ini adalah orang-orang yang masuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem. Sementara di sisi lain, melalui program ini terjadi percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan.
Menurutnya, jika warga masyarakat sendiri yang mengerjakan infrastrukturnya, hasilnya akan lebih baik. “Terbukti hasilnya lebih bagus dari pada dipihak ketigakan. Masyarakat punya rasa handarbeni [memiliki] dan punya kepentingan agar infrastruktur harus bagus, karena mereka yang membuat merekalah yang memanfaatkan,” ujarnya.
Karena manfaatnya sangat besar, kata Halim, Pemkab Bantul bersama DPRD Bantul sepakat meningkatkan alokasi anggaran padat karya setiap tahunnya. Tidak hanya dari APBD Bantul, namun juga dari APBD DIY juga meningkat.
Pada Tahun Anggaran 2022 lalu, terdapat 215 titik padat karya senilai Rp30,2 miliar kemudian ditambah dengan APBD Perubahan sebanyak 59 titik senilai Rp 5,9 miliar. Tahun ini terdapat peningkatan jumlah yang cukup banyak yakni 355 titik lokasi senilai Rp 47,2 miliar. “Jadi disepakati, tren tren padat karya dialokasikan dengan jumlah yang lebih besar,” tandas Halim.
Lurah Wijirejo, Wisnu Riyanto mengatakan padat karya ini dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia menyebutkan di tahun ini ada lima titik padat karya yang ada di Kalurahan Wijirejo, yakni masing-masing satu titik di Dusun Kwalangan, Bergan, Gesikan 4 dan dua titik di Dusun Pandak.
Rata-rata pengerjaan yang dilakukan adalah cor jalan. “Otomatis kalau jalan halus, infrastruktur bagus atau baik semua, maka proses masyarakat mencari rejeki otomatis lebih enak, nyaman dan juga mengurangi risiko kecelakaan di jalan,” katanya.
sekedar diketahui padat karya infrastruktur tahun ini akan dimulai serentak pada 20 Maret mendatang atau bertepatan dengan bulan puasa. Harapannya masyarakat yang mengerjakan bisa mendapat penghasilan untuk kebutuhan hari raya Idulfitri. Karena pekerja padat karya akan mendapat penghasilan atau upah yang diebut Hari Orang Kerja (HOK) masing-masing untuk anggota kelompok Rp70.000 per hari, tukang Rp80.000 dan ketua kelompok Rp90.000. Pembayaran atau upah pekerja padat karya akan diberikan setelah proyek padat karya selesai dikerjakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Kata plenger viral di TikTok dan Instagram. Simak arti sebenarnya, asal-usul, serta alasan istilah gaul ini ramai digunakan warganet.
Belgia menghadapi ujian berat melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel De Bruyne dan Sadio Mane diprediksi jadi sorotan.
Fenomena bediding membuat suhu Gunungkidul turun hingga 19,3 derajat Celsius. Warga diminta waspada terhadap batuk, pilek, dan penurunan daya tahan tubuh.
Pakar mengingatkan terlalu sering memantau data kesehatan melalui smartwatch dapat memicu kecemasan dan berdampak pada kesehatan mental.
Vietnam mulai membatasi sepeda motor bensin di pusat Hanoi melalui zona rendah emisi yang diterapkan bertahap hingga 2028.