Advertisement
Ditanya Pilkada 2024, Begini Reaksi Bupati Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Sunaryanta. - Harian Jogja/David Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Sunaryanta bakal memikili daya tarik sendiri dalam Pilkada 2024 karena statusnya sebagai petahana. Meski demikian, ia mengakui hingga sekarang belum memikirkan tentang pesta demokrasi di tingkat kabupaten ini.
“Pilkada masih lama, nanti ada waktunya. Untuk sekarang, mudah-mudahan pelaksanananya lancar dan sukses,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Kamis (9/3/2023).
Advertisement
Menurut dia, pemkab berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan dengan mengalokasikan anggaran. Adapun prosesnya masih dalam tahapan perencanaan membahas kebutuhan pasti dana pilkada.
“Tentunya akan didukung dengan penyediaan anggaran untuk penyelenggaraan,” katanya.
Selain itu, untuk saat ini Sunaryanta juga mengakui lebih memfokuskan untuk bekerja. Ia terbuka terhadap semua kritik dan masukan yang diberikan masyarakat demi perbaikan kinerja.
“Saya sering memantau melalui e-Lapor yang dimiliki untuk dicarikan solusi berkaitan dengan aduan masalah yang dilaporkan ke pemkab,” katanya.
Pensiunan TNI ini menambahkan, fokus peningkatan pelayanaan masyarakat juga harus dimiliki setiap pegawai. Menurutnya, setiap kritik yang diberikan menjadi sarana pengingat dalam upaya memperbaiki kinerja.
BACA JUGA: Akibat Sering Dipalak Berujung Duel Sajam, 1 Pemuda Sleman Tewas
“Kalau banyak kritik yang masuk, maka butuh adanya perbaikan. Tapi, kalau kritikannya sedikit, maka kinerjanya sudah bagus sehingga harus dipertahankan dan kalau perlu terus ditingkatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Klaim AS Menang Perang dengan Iran, Operasi Militer Berlanjut
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen Selama Libur Lebaran 2026
- Sakit Hati Berujung Maut, Dua Pembunuh di Sedayu Terancam Hukuman Mati
- Pembatasan Medsos Anak di DIY Diperketat Mulai 28 Maret
- 42 Masjid di Sleman Dibuka 24 Jam untuk Pemudik Lebaran
- 27 Lurah Gunungkidul Wajib Lapor LHKPN, Tujuh Belum Serahkan
Advertisement
Advertisement







