214 KDMP di DIY Beroperasi, Target 80 Persen Kalurahan pada 2026
Sebanyak 214 KDMP di DIY telah bertransaksi hingga Oktober 2026. Dinkop DIY menargetkan 80% kalurahan mengoperasikan KDMP pada akhir tahun.
Luncuran awan panas saat erupsi Merapi, Sabtu (11/3/2023). /Twitter @BPPTKG.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Sabtu siang, (11/3/2023). Dukuh Tawangrejo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Dwi Hartanto mengatakan sampai saat ini warga belum mengungsi.
"Untuk wilayah Pakem, khususnya Tritis, Turgo, KRB III masih aman terkendali, untuk masyarakat cuma berkumpul di titik kumpul di lapangan Tritis. Tapi belum ada instruksi untuk bergeser ke barak pengungsian," ucapnya, Sabtu (11/3/2023).
Dia menjelaskan untuk wilayah Pakem, khususnya Kaliurang, Tritis, Turgo ke Barat, Girikerto, Ngandong, Tunggularum masih aman terkendali.
BACA JUGA : Gunung Merapi Erupsi, Warga di Area 7 Kilometer Diminta Menjauh
"Jadi intinya untuk wilayah utara masih aman karena tadi erupsi mengarah ke kali Krasak dan Bebeng jadi untuk wilayah yang Timur tengah katakanlah masih aman," lanjutnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan guguran awan panas terjadi pada pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak.
"Terjadi awan panas guguran di Merapi tanggal 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB," ucap Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso.
BPPTKG menyampaikan saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat dihimbau untuk menjauhi daerah bahaya. "Jarak 7 Km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak," paparnya.
Untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, maka masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
BACA JUGA : Merapi Meletus, Begini Kondisi 3 Desa Terdekat dengan Puncak
Masyarakat diminta agar selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan berdasar rekaman visual BPPTKG, gunung teramati dengan jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah. Di samping itu, juga teramati satu kali guyuran lava dengan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya suara guguran dua kali dengan intensitas sedang dari Pos Babadan.
BPPTKG juga mengamati status kegempaan meliputi jumlah guguran terpantau 9, amplitudo 4-11 mm dan durasi 43.9-96.6 detik. Berikutnya hybrid/fase banyak 1, amplitudo 5 mm, S-P 0.4 detik dan durasi 7.4 detik. Berikutnya untuk rekaman vulkanik dalama berjumlah 19, amplitudo 9-12 mm, S-P 0.5-1 detik dan durasi 9.3-11.2 detik.
Lebih lanjut, BPPTKG menyebut bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 214 KDMP di DIY telah bertransaksi hingga Oktober 2026. Dinkop DIY menargetkan 80% kalurahan mengoperasikan KDMP pada akhir tahun.
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.