Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pengamatan visual BPPTKG pada Minggu (12/3/2023) menunjukkan masih adanya awan panas/ist BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN — Sehari setelah rentetan awan panas Gunung Merapi pada Sabtu (11/3/2023), sejumlah guguran awan panas masih teramati. Pada Minggu (12/3/2023), hingga pukul 12.00 WIB setidaknya terjadi 13 kali guguran awan panas.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso menjelaskan pada periode pengamatan pukul 00.00-12.00 WIB, teramati sebanyak 12 kali guguran awan panas dengan jarak luncur maksimal 2.500 meter. “Mengarah ke barat daya,” katanya.
Rentetan awan panas hari kedua terjadi di sekitar pukul 01.11 WIB dan pukul 05.22 WIB. Kemudian pada pukul 07.04 WIB kembali teramati serentetan awan panas. Pada periode pengamatan yang sama terjadi sebanyak 13 guguran lava dengan jarak luncur maksimal 2.500 meter ke arah yang sama.
BACA JUGA: Aktivitas Merapi Meningkat, 3 Lokasi Wisata Ini Ditutup Sementara
Guguran awan panas kembali terjadi pada 14.22 WIB, dengan jarak luncur 1.500 meter mengarah ke Barat Daya. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan walau serangkaian awan panas masih terjadi, tidak ada laporan hujan abu di ahri kedua. “Negatif,” katanya.
Status Gunung Merapi saat ini masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Penelitian terbaru mengungkap AI membantu industri minyak dan gas meningkatkan produksi, memicu emisi karbon lebih besar dibanding dampak pusat data.
Komisi III DPR menargetkan RUU Perampasan Aset disahkan sebelum Desember 2026 dan membuka ruang partisipasi publik dalam pembahasannya.
YouTube akan mengubah cara hitung view mulai 24 Agustus 2026. Video langsung dihitung 1 view begitu diputar, tanpa perlu menonton 30 detik. Angka view naik, tap
Indonesia menjadi negara termakmur ketiga di ASEAN 2026 dengan skor 66,89. Namun, nilainya turun dari 67,01 pada tahun sebelumnya.
Thailand punya rekor kandang impresif lawan Singapura: 17 tahun tak pernah kalah! 7 kemenangan beruntun sejak 2010. Gajah Perang siap lolos ke final Piala AFF 2