Serapan Anggaran Pemkab Bantul Baru 69,64%, DPUPKP Terendah
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
Polres Bantul membekuk Babon tersangka penjual miras oplosan yang menyebabkan korban meninggal dunia, Rabu (15/3/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA — Jajaran Polres Bantul membekuk AM alias Babon, 27, warga Kapanewon Jetis, lantaran menjual minuman keras (miras) oplosan hingga menyebabkan tiga orang rekannya sendiri meninggal dunia pada Oktober 2022 silam.
Tersangka sempat berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan kemudian ditangkap di Tangerang, Banten pada 12 Maret lalu. "Waktu insiden korban meninggal dunia itu sebenarnya keterangan saksi sudah mengarah kepada Babon sebagai tersangka, tetapi karena kekurangan barang bukti statusnya masih saksi dan dia kabur," kata Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jefri, Rabu (15/3/2023).
Jefri menyebut, Babon telah menjual miras oplosan sejak Juli-tahun lalu. Dia mengoplos minuman itu di kediamannya sendiri dengan menggunakan bahan baku yang diperoleh dari pasar daring. Di antaranya berupa alkohol murni 70%, minuman kemasan merek torpedo dan air mineral. Semua dicampur sesuai dengan takaran tertentu dan dijual secara daring.
"Dia belajar meracik miras dari video Youtube dan Facebook. Kalau kepada teman, dia jual Rp15.000 per satu botol plastik, sementara dengan orang lain Rp20.000," ucapnya.
BACA JUGA: Pesta Miras Oplosan, Dua Warga Bantul Tewas
Kanitreskrim Polsek Jetis, Zuwana menyebut ada empat orang yang menjadi korban akibat mengkonsumsi miras oplosan tersebut yakni MI, 23; DK, 24; dan IR, 49 yang sekarang telah meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya yakni K, 42, sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit.
"Semuanya teman dekat dari tersangka. Kegiatan mengonsumsi miras itu lantaran di tempat korban ada hajatan lantas mereka pesta miras," katanya.
Polisi mendapati barang bukti yang dibuang tersangka juga diajukan ke penampungan barang bekas. Sisa miras oplosan yang ada di dalam jeriken tempat tersangka mengoplos sempat dites laboratorium dan diperoleh kandungan metanol.
Babon yang dihadirkan saat gelar perkara mengaku menyesal atas insiden tersebut. Dia juga tak tahu pasti apa penyebab sejumlah rekannya itu meninggal dunia akibat mengonsumsi miras oplosannya. Padahal, kata dia, takaran dan jenis yang dilakukan sama dengan minuman lain yang sudah dijualnya sejak Juli 2022 lalu tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 6 November 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatannya.
DPRD Sleman mendorong keluarga, sekolah, dan komunitas melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya sekaligus sarana pendidikan karakter anak.
KPK kembali memeriksa NS, adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, untuk mendalami dugaan pembagian proyek dari dana siap pakai bencana.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 6 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.