Disdikpora DIY Susun SOP Pencegahan Kekerasan di Sekolah, Ditarget Rampung 3 Bulan
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
aksi klitih/ Instagram: @Magelang_raya
Harianjogja.com, JOGJA–Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja akan meningkatkan patroli untuk mencegah terjadinya kekerasan jalanan atau klitih. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Satpol PP Kota Yogyakarta, Herry Eko Prasetyo.
Dia menjelaskan peningkatan patroli ini dilakukan pasca kejadian klitih pekan lalu. Menurutnya patroli yang dilaksanakan di Jogja Utara dan Jogja Selatan biasanya dilakukan satu kali. Saat ini patroli dilaksanakan dua kali.
"Karena ada kejadian minggu kemarin, meski penanganan di kepolisian, kami intensifkan muter dua kali. Yang tadinya kami hanya lewat jalan protokol kami mulai masuk gang," paparnya, Selasa (28/3/2023).
Satpol PP akan membubarkan kerumunan anak-anak di bawah umur yang kerap nongkrong di jalan tanpa ada tujuan yang jelas. Menurutnya kebanyakan adalah anak-anak SMP dan SMA di bawah 18 tahun.
Patroli tidak hanya digelar secara mandiri, namun juga bekerja sama dengan kepolisian, baik dari Polsek dan Polresta. Menurutnya patroli ini sifatnya masih persuasif, jika ditemukan akan dicatat dan dikembalikan ke orang tua. "Ya dikembalikan, buatkan berita acara sifatnya persuasif."
Menurutnya sejak dikeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) Yogyakarta Nomor 49 Tahun 2022 Tentang Jam Malam Anak, di mana jam malam dimulai pukul 22.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB, sejak April 2022 sampai Februari 2023, kurang lebih ada 37 anak yang diberikan teguran langsung.
"Di dalam Perwal mengatur mengenai teguran lisan, tertulis. Kalau berulang dimasukkan ke panti rehab. Kami berikan berita acaranya teguran lisannya," jelasnya.
BACA JUGA: Mahasiswanya Ditemukan Meninggal karena TBC di Indekos, UMY Lakukan Skrining
Lebih lanjut dia menyampaikan patroli dilaksanakan pada siang dan malam hari. Sesuai dengan Perwal saat dilakukan patroli dan ditemukan gerombolan anak-anak nongkrong akan dibubarkan.
"Kami ada kampung panca tertib, ada istilahnya kader-kader-kader kami di masyarakat. Kami ajak ingetin di wilayahnya ada anak-anak nongkrong gak jelas, gak ada pendampingnya, gak ada orang tuanya untuk dibantu bubarin," lanjutnya. (Anisatul Umah).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Operasi Freeport Indonesia di Grasberg berangsur pulih. Kapasitas produksi PTFI ditargetkan mencapai 80% pada pertengahan 2027.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.