Tingkatkan Budaya Baca, Festival Literasi Gunungkidul 2026 Resmi Digelar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Tangkapan layar video kiriman Polsek Playen proses penangkapan buaya yang sempat muncul di Kali Oya di Kalurahan Banaran, Playen, Senin (3/4/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pencarian hari kedua buaya di Kali Oya di Kalurahan Banaran, Playen membuahkan hasil. Pasalnya, tim gabungan berhasil menangkap reptil ini pada Senin (3/4/2023) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Playen, AKP Sigit Teja Sukmana mengatakan pascavideo viral upaya penangkapan buaya oleh warga pada Sabtu (1/4/2023), tim gabungan diterjunkan untuk penangkapan.
Meski demikian, pencarian di hari pertama tidak membuahkan hasil karena penyisiran di sekitar lokasi penampakan tidak membuahkan hasil.
Upaya pencarian kemudian dilanjutkan pada Senin. Tim gabungan yang terdiri dari petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Stasiun Flora dan Fauna, sukarelawan pencinta reptil hingga petugas kepolisian akhirnya membuahkan hasil.
Di hari kedua, tim pencari melihat penampakan buaya tidak jauh dari lokasi pertama terlihat.
Untuk kemudian dilakukan pemancingan dengan umpan hingga akhirnya buaya bisa dijerat seutas tali yang dipergunakan sebagai penjebak. “Sekitar pukul 11.30 WIB tertangkapnya,” kata Sigit kepada wartawan, Senin siang.
BACA JUGA: Viral! Buaya 1,5 Meter Muncul di Kali Oya Gunungkidul
Dia menjelaskan, buaya yang tertangkap langsung dibawa Stasiun Flora dan Fauna Gading yang tak jauh dari lokasi penangkapan. Diharapkan hewan ini dapat dijaga dengan baik sehingga tidak kabur lagi.
Menurut Sigit, berdasarkan koordinasi dengan BKSDA, buaya ini lepas dari lokasi karantina penangkaran rusa di kawasan Hutan Bunder. Pasalnya, di lokasi tersebut juga ada kolam khusus yang diperuntukan karantina buaya hasil sitaan. “Beberapa hari lalu airnya sempat meluap, tapi setelah susut ada laporan seekor buaya hilang,” kata dia.
Adanya penangkapan buaya di Kali Oya, maka warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang. Meski demikian, Sigit meminta untuk tetap berhati-hati sehingga keselamatan tetap terjaga. “Setiap beraktivitas memang harus berhati-hati agar tidak terjadi sesuatu hal yang dapat merugikan,” katanya.
Salah seorang warga, Triyono mengaku sempat akan menangkap buaya yang lepas ini. meski demikian, upaya tersebut tak membuahkan hasil karena kebutu masuk ke dalam sungai.
Dia bercerita, awal mula upaya penangkapan karena penasaran banyak status WA warga yang memosting keberadaan buaya di Kali Oya. Berbebekal informasi dari pengambil gambar, Triyono langsung berusaha menangkap dengan dibantu seorang teman untuk mendokumentasikannya. “Memang tidak berhasil, tapi saya sudah berusaha. Setelah video penangkapan viral, tim gabungan datang guna menangkap buaya tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul menggelar Festival Literasi 2026 selama lima hari untuk memacu budaya membaca dan berkarya di masyarakat.
Cole Palmer, Marcus Rashford, dan Declan Rice absen dari timnas Inggris di Nations League karena kebugaran dan cedera.
Dugaan pungli food truck di Alkid masuk tahap baru. Aipda S ditetapkan sebagai terduga pelanggar dan menjalani pemeriksaan Propam.
Nicolas Batum mengumumkan pensiun setelah 18 musim di NBA. Ia menutup karier dengan 11.553 poin dan dua medali perak Olimpiade.
Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Selasa 22 September. Indonesia tampil di 17 cabor, termasuk bulu tangkis beregu putra dan putri.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.