Pemkab Gunungkidul Minta Dana Inpres Rp84 Miliar untuk Dua Ruas Jalan
DPUPRKP Gunungkidul mengajukan bantuan Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp84 miliar ke Pemerintah Pusat untuk perbaikan 2 ruas jalan yang dimiliki.
Foto ilustrasi jalan rusak./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan mengupayakan penanganan jalan rusak di area wisata sebelum libur Lebaran. Meski demikian, prosesnya hanya sebatas penambalan di lokasi jalan berlubang.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul,Putro Sapto Wahyono mengatakan untuk menyambut libur Lebaran sudah dilakukan persiapan dengan mendata jalur wisata yang rusak. Menurut dia, ada sejumlah ruas yang butuh perbaikan namun tidak semua dikerjakan.
BACA JUGA : 200.000 Sepeda Motor dan 200.000 Mobil Diprediksi
Hingga saat ini ada empat ruas jalan wisata yang masuk dalam pemeliharaan dikarenakan kondisinya rusak. Empat jalan wisata ini antara lain arah menuju kawasan Pantai Gesing; Pantai Krakal; Telaga Jonge dan Gua Pindul.
“Ini lokasi yang dilakukan perbaikan,” kata Putro kepada Harianjogja.com, Selasa (4/4/2023).
Meski demikian, ia mengakui perbaikan hanya sebatas pemeliharaan rutin dengan cara menambal titik-titik jalan yang berlubang. Adapun pelaksanaan menggunakan dana swakeloka sebesar Rp3 miliar.
“Dana ini tidak hanya untuk pemeliharaan jalan, tapi juga menyasar perbaikan talut yang rusak,” katanya.
Putro menambahkan, untuk perbaikan secara menyeluruh dengan cara pengaspalan ulang dilaksanakan di empat ruas jalan. Ruas ini meliputi jalan menuju wisata Gunung Api Purba Nglanggeran ada tiga titik, yakni Tawang-Serut; Kalipentung-Nglanggeran dan Sambipitu-Tawang.
BACA JUGA : 112 Kilometer JJLS di DIY Siap Dilalui untuk Mudik Lebaran
Sedangkan satu titik lainnya akses ke Objek Wisata Kalisuci di Kapanewon Semanu di ruas Karangmojo-Semanu. Total empat ruas ini mengguanakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp15 miliar.
“Sesuai dengan tema pembangunan menggunakan DAK, pelaksanaan menyasar ke jalur menuju destinasi wisata,” ungkapnya.
Meski demikian, Putro mengakui, pembangunan jalan menggunakan DAK tidak akan rampung sebelum Lebaran. Pasalnya, masih dalam tahap lelang sehingga waktu pelaksanaan menunggu setelah proses ini selesai.
“Kita ikuti saja prosesnya karena tidak ada target selesai sebelum Lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mengajukan bantuan Inpres Jalan Daerah (IJD) senilai Rp84 miliar ke Pemerintah Pusat untuk perbaikan 2 ruas jalan yang dimiliki.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sri Sultan HB X menegaskan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran harus menjadi laku bangsa dalam membangun Indonesia.
BGN menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan dan menyiapkan test kit kimia untuk mendeteksi racun.
IDM meresmikan rumah layak huni ke-56 untuk warga Sleman dalam HUT ke-81 RI. Program TJSL ini menyasar masyarakat sekitar destinasi wisata.