Harga Bahan Baku Pigura di Sleman Melonjak, Penjualan Turun
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Ilustrasi perawatan LPJU/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Puluhan Miniature Circuit Breaker (MCB) dan Magnetic Contactor (MC) yang terpasang di boks lampu penerangan jalan umum (LPJU) hilang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo menduga peralatan tersebut hilang karena dicuri.
Kepala UPT Pengelolaan Penerangan Jalan, Dishub Kulonprogo, Iswanta mengatakan terdapat 16 boks kwh meter yang menjadi sasaran pencurian. "Boks kwh meternya kan ada 16. Nah, komponen di dalam boks itu ada satu hingga tiga MCB dan MC. MCB pun ada yang milik PLN dan Dishub. Itu ada yang diambil semua. Padahal satu MCB digunakan untuk mengampu beberapa lampu,” kata Iswanta dihubungi pada Minggu (9/4/2023).
Total MCB yang hilang tersebut mencapai 50 buah, sedangkan MC sebanyak 15 buah. Dia mengatakan, komponen LPJU yang hilang terdapat di dekat SD Kemukus, rest area Bendo atau Potronalan, depan SMPN 1 Girimulyo, Karanganyar Giripurwo, Dusun Nglengkong Giripurwo, dan Dusun Kembang.
“Selain itu ada juga di dekat perlintasan kereta api (KA) tepatnya sisi Barat arah RSUD Wates, lalu sisi di Selatan lampu lalu lintas Tambak, di Gedung Kesenian Kulonprogo, Simpang tiga Tanjungharjo dan Donomulyo, dan Sebokarang Timur teteg cekelan. Terakhir di Banjarasri ada di dua lokasi yaitu Ngaren dan tanjakan Tiban,” katanya.
Iswanta menambahkan kejadian pencurian MCB tersebut kerap terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri. Untuk mengatasi hal tersebut, Dishub akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan PLN agar LPJU tersebut tetap menyala. Hal tersebut penting karena arus mudik mulai bergerak.
“Kalau terlalu lama LPJU itu padam kan masyarakat yang kerepotan. Gelap dan keselamatan pengendara juga dipertaruhkan,” ucapnya.
Dishub akan mengecek persediaan stok MCB dan MC terlebih dahulu. Apabila masih ada stok, maka Dishub akan memasanganya setelah mendapat instruksi kepala dinas. Iswanta yang mendapat laporan tersebut kemudian melaporkannya kepada Polres Kulonprogo pada Sabtu (8/4/2023) malam.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kuloprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan bahwa kerugian atas hilangnya MCB dan MC tersebut mencapai sekitar Rp9,5 juta. “Satreskrim Polres Kulonprogo sedang menangani dan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan pelaku pencurian tersebut,” kata Noviartuti.
Atas kejadian tersebut, Noviartuti mengimbau kepada masyarakat Kulonprogo agar lebih peduli menjaga dan merawat aset milik negara yang digunakan untuk kepentingan umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
OJK menyetujui penggabungan delapan BPR ke PT BPR Pusaka Dana untuk memperkuat permodalan, efisiensi, dan layanan bagi masyarakat.
Korban Daycare Little Aresha Jogja masih mengalami trauma. Orang tua menanggung biaya terapi, sementara proses hukum terus berjalan.
KAI mencatat 10 stasiun KA jarak jauh tersibuk pada semester I 2026. Stasiun Yogyakarta menempati peringkat ketiga dengan 3,2 juta pelanggan.
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Komdigi memperingatkan 22 PSE yang belum mendaftar. Jika hingga 13 Juli 2026 belum patuh, layanan digital berisiko diblokir.