SPMB Bantul 2026: Jalur Prestasi Khusus Sepi Peminat di Sejumlah SMP
SPMB Bantul 2026 menunjukkan fenomena berbeda. Sejumlah SMP kekurangan pendaftar jalur prestasi khusus, sementara sekolah lain kebanjiran peminat.
Sepeda motor milik ASA tampak ringsek di Jalan Raya Jogja-Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul pada Selasa (11/4/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang warga Prenggan, Kotagede dengan inisial ASA, 30, meninggal dunia seusai sepeda motor yang dikendarainya menabrak lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di Jalan Raya Jogja-Wates, Dusun Klangon, Argosari, Sedayu, Bantul pada Selasa (11/4/2023) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan ASA terlibat kecelakaan tunggal lantaran diduga mengantuk. Dia mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi AB-4284-SI. “Surat Tanda Nomor Kendaraan [STNK] dan Surat Izin Mengemudi [SIM] korban tidak ada berdasarkan keterangan petugas, tetapi memakai helm,” kata Jeffry.
Dijelaskan, insiden kecelakaan itu terjadi saat korban melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi, sesampainya di lokasi kejadian korban lantas oleng ke kiri dan menabrak lampu APILL. Motor yang dikendarainya terjatuh dan masuk ke gorong-gorong. “Diduga lantaran mengantuk, sehingga pengendara oleng ke kiri dan menabrak tiang APILL,” kata dia.
BACA JUGA: Kecelakaan di JJLS, Pelajar asal Pandak Bantul Meninggal Dunia
Warga yang mengetahui insiden itu lantas berusaha menolong korban. Dengan bantuan PMI dan aparat kepolisian korban lantas dilarikan ke rumah sakit (RS). Nahas nyawa korban tidak sempat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di RS.
“Korban mengalami cedera kepala berat dan luka robek terbuka pada kaki kiri. Meninggal di RS Nyi Ageng Serang. Sementara sepeda motor mengalami bagian depan penyok dan bodi pecah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB Bantul 2026 menunjukkan fenomena berbeda. Sejumlah SMP kekurangan pendaftar jalur prestasi khusus, sementara sekolah lain kebanjiran peminat.
Royalti musik DIY masih rendah. Kemenkum DIY dan LMKN mendorong hotel, kafe, dan pusat belanja patuh membayar royalti musik.
Pergeseran tren wisata global menuju wellness tourism dibahas dalam Stipram Creative Venture Fest 2026 di Yogyakarta.
Pemerintah memetakan kebutuhan SDM hilirisasi. Perguruan tinggi diminta menyiapkan lulusan yang sesuai kebutuhan industri strategis.
Kemendikdasmen mengungkap Indonesia masih membutuhkan 11.000 Guru Pendamping Khusus untuk mendukung pendidikan inklusi di sekolah.
Kemendag memberi masa transisi hingga 18 bulan bagi seller marketplace mengurus NIB sesuai Permendag Nomor 19 Tahun 2026.