Ribuan Pelanggaran Picu Kecelakaan, Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Tingkat hunian hotel di Sleman melonjak di momen Lebaran ini. Imbauan penundaan mudik yang disampaikan presiden diharapkan dapat membuat tren peningkatan ini terus berlangsung.
Ketua BPC PHRI Sleman, Joko Paromo menerangkan mulanya tingkat hunian hotel pada 20-22 April 2023 di Sleman tergolong masih rendah yakni di kisaran 35 persen. Namun tidak berselang lama, kenaikan okupansi hotel terjadi pada 23 April 2023 ini dengan angka mencapai 75 persen.
"Periode 20-22 April ini masih sepi, okupansi itu kisaran masih 35 persen. Tetapi di satu sisi tanggal 23 April itu sudah naik menjadi kurang lebih 68-75 persen untuk hunian. Jadi naiknya dimulai tanggal 23 April itu okupansi hotel bagus," terangnya dihubungi pada Selasa (25/4/2023).
Kecenderungan tren ini terjadi lantaran pada 20-22 April, banyak masyarakat yang menghabiskan waktu dengan keluarga untuk Salat Id dan bersilaturahmi. Sementara mulai 23 April, sejumlah pemudik baru mulai melakukan liburan pasca berlebaran.
Baca juga: Liburan, Ini Rekomendasi 2 Tempat Wisata Baru di Jogja yang Bisa Anda Kunjungi
Kendati tingkat hunian mengalami kenaikan, Joko memprediksi tren ini akan berlangsung hingga Minggu (30/4/2023) nanti. Setelah itu, tingkat hunian akan mulai mengalami penurunan seiring berakhirnya liburan.
"Kemungkinan ini sih berakhir kurang lebih hari Minggu kemungkinan. Kemungkinan sudah mulai turun lagi, karena tinggal beberapa hari ini. Tinggal empat hari kedepan. Empat hari kedepan hunian hotel masih memprediksi bagus," jelasnya.
Libur lebaran ini dinilai Joko berdampak positif bagi pengusaha hotel dan restoran. Apalagi hampir semua lini ikut merayakan Lebaran. Adanya imbauan untuk menunda mudik diharapkan menjadi sinyal yang bagus bagi hotel dan restoran.
"Apalagi ada imbauan untuk memperpanjang liburan. Sekiranya belum mudik minta mengajukan cuti atau apa," ungkapnya.
Di sektor usaha restoran, Joko menyebut momen lebaran ini berdampak signifkan sekali. Bahkan usaha kuliner di pinggir-pinggir jalan yang menjual makanan khas dan oleh-oleh ramai diserbu pembeli.
Meski menunjukkan tren tinggi Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid menyebut jika kunjungan wisata di Sleman masih belum mencapai puncaknya. Panjangnya masa liburan plus masih adanya libur Hari Buruh membuat puncak kunjungan wisata di Sleman kemungkinan bergeser di akhir pekan nanti.
"Ini belum [puncaknya], masih belum sampai pak season-nya. Masih pada muter-muter syawalan jadi ini mungkin belum sampai puncaknya. Kemarin di Kaliurang sudah ada peningkatan tapi belum seperti yang kita harapkan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.