Advertisement
Pria Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Depok Sleman
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang pria penghuni indekos di Padukuhan Papringan, Kalurahan Caturtunggal, Depok, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi sudah membusuk, Senin (24/4/2023) sore. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kematian korban.
Kapolsek Depok Barat, Kompol Mega Tetuko, menjelaskan korban adalah JL, 57, yang pertama kali ditemukan meninggal oleh penghuni kos lainnya pada Senin (24/4/2023) pukul 14.52 WIB. “Semula saksi 1 diberitahu anaknya bahwa di pintu kamar kos korban banyak lalat dan tercium bau busuk,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (25/4/2023).
Advertisement
Kemudian saksi tersebut memberitahukan penghuni kos lainnya terkait hal tersebut. Mereka lalu bersama-sama mengecek ke dalam kamar korban melalui jendela yang hanya ditutup setrimin. “Pintu kamar korban terkunci dari dalam,” ungkapnya.
Saat dilihat dari jendela, kondisi kamar gelap. Mereka pun menggunakan senter untuk menerangi kamar korban. saat itu lah mereka melihat korban tergeletak tak bernyawa dengan kondisi sudah membusuk. “Terlihat kaki hingga badan sudah bengkak dan berair,” katanya.
Baca juga: Tendang Ibu-Ibu, Oknum TNI Dijatuhi Sanksi Disiplin dari Atasan
Saat diidentifikasi oleh tim Inafis Polres Sleman, kondisi tubuh pria yang bekerja sebagai penjual es campur ini sudah membengkak, mengeluarkan cairan dan berbau busuk. “Posisi Korban tidur terlentang di atas kasur tanpa mengenakan baju,” kata dia.
Setelah diidentifikasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk outopsi. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kematian korban. Namun ia memastikan tidak ada tanda kekerasana tau benda berbahaya di sekitar tubuh korban. “Tidak ada [tanda kekerasan],” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Kulonprogo Targetkan Kemiskinan Turun hingga 13 Persen di 2026
- 42 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Ditanami Padi
- Talud Kali Gajah Wong Selesai Diperbaiki, Warga Pandeyan Jogja Lega
- Pemkab Bantul Genjot Penurunan Kemiskinan di 2026, Begini Strateginya
- Strategi Gunungkidul Tekan Kemiskinan hingga 12 Persen Tahun Ini
Advertisement
Advertisement




