Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa objek wisata Jogja ramai pengunjung pada libur Lebaran ini, peningkatannya lebih dari dua kali lipat dibanding jumlah kunjungan hari biasa. Malioboro Jogja sebagai kawasan pusat wisata juga diserbu pengunjung dengan 1.500 kendaran yang memasukinya tiap jam dari 19-25 April.
Objek wisata yang kebanjiran pengunjung tersebut antara lain Tamansari dan Kraton. Sekretaris pengelola Tamansari Nicolaus Ardiyanto menyebut pengunjung objek wisatanya meningkat tiga kali lipat. "Peningkatannya tiga kali lipat, puncak kunjungan itu Senin kemarin (24/4/2023) ada empat ribuan pengunjung,” katanya, Kamis (27/4/2023).
Nico menjelaskan rata-rata kunjungan di hari libur biasa Tamansari hanya 1.200 orang. “Sekarang rata-rata 3.600 orang, kami prediksi angka kunjungan ini sampai Senin 1 Mei nanti karena long weekend,” ujarnya.
Persiapan yang dilakukan Tamansari, jelas Nico, menyambut libur Lebaran ini dengan menambah pemandu wisata. “Memang sudah kami prediksi akan naik jumlah kunjungannya maka kami koordinasi dengan paguyuban pemandu wisata agar ditambah, selain itu hanya pembersihan sekitar Tamansari saja,” jelasnya.
BACA JUGA: Melly Goeslaw Potong Lambung, Makan Cuma Bisa Sesendok
Selain Tamansari, objek wisata Jogja lain yang mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisata di atas dua kali lipat adalah Keraton. “Sekarang rata-rata jumlah pengunjungnya tiga ribuan per hari selama libur Lebaran, kalau di hari libur biasa hanya 15.000 orang itu pun kadang tak sampai,” jelas pengelola Keraton, Darmoseputro pada Kamis siang.
Sama seperti Tamansari, jelas Darmoseputro, persiapan yang dilakukan Keraton untuk menyambut kunjungan wisata libur Lebaran dengan menambah pemandu wisata. “Karena ada pameran juga kami juga menyiapkan itu untuk menyambut wisatawan,” ujarnya.
Data Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja menyebut Malioboro Jogja jadi pusat mobilitas wisatawan. “Rata-rata 1.500 kendaran masuk Malioboro per jam, itu termasuk sepeda motor dan mobil dari data 19-25 April kami,” kata Kepala Dishub Jogja Agus Arif Nugroho, Kamis sore.
Banyaknya jumlah kendaraan masuk Malioboro Jogja tersebut, jelas Agus, terkendali dengan baik. “Kami atur dengan baik karena menyiagakan petugas lapangan 24 jam di sana untuk memantau arus lalu lintasnya,” terangnya.
Selain kepadatan arus yang terkendali, lanjut Agus, kantong parkir juga disediakan dengan baik. “Ada banyak kantong parkir yang sudah kami siapkan dari parkir milik pemerintah sampai swasta, semuanya terkendali dengan baik,” ujarnya. Ini dilakukan untuk menjaga arus lalu lintas di Malioboro Jogja dan sekitarnya tetap lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.