Advertisement
Wisata Lesu saat Lebaran, Pendapatan Potrobayan Drop hingga 50%
Wisatawan berkemah di tepi sungai di kawasan Potrobayan. - Twitter @Potrobayan
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Kondisi pariwisata DIY selama libur Idulfitri tahun ini tampak lesu. Salah satunya adalah yang dialami oleh wisata alam Potrobayan di Kapanewon Pundong, Bantul.
Kondisi wisata sungai yang biasanya dipakai untuk kemping ini tidak seperti tahun tahun sebelumnya yang ramai pada musim libur kini tampak sepi pengunjung.
Advertisement
Salah satu pengelola wisata Potrobayan, Rahmad Santo mengungkapkan jika sepinya pengunjung yang berlibur atau menghabiskan waktu di wisata sungai potrobayan diakibatkan karena kondisi cuaca. “Kemungkinan menurunnya pengunjung karena kondisi cuaca seperti,” ujar Rahmad saat dihubungi pada Jumat (28/4/2023).
Pasalnya pada awal tahun lalu, tempat wisata ini sempat dilanda banjir bandang yang membuat porak poranda sekitar pinggiran sungai yang menjadi tempat wisatawan kemping.
BACA JUGA: Masih Libur? Kunjungi 9 Wisata Candi di Jogja Ini
Selain itu dirinya menyebut kondisi pandemi Covid-19 yang telah membaik membuat banyaknya pengunjung wisatawan yang didominasi oleh mahasiswa, kini kembali ke kampung halamanya.
berbeda dengan tahun sebelumnya dimana banyak mahasiswa yang menetap di Jogja selama lebaran dan menghabiskan waktunya di wisata Potrobayan. “Kalau Lebaran tahun lalu pengunjung bisa sampai dua kali lipat daripada hari-hari biasa,” ucap Rahmad.
Dia menyebut pendapatan yang hilang jika dibandingkan dengan lebaran tahun sebelumnya hingga 50%.
Secara pendapatan sih berkurang tetapi berhubung cuaca juga masih kurang mendukung jadi malah untuk keamanan lebih terkondisi.
Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menyampaikan jumlah kunjungan wisata saat ini yang masuk ke Bantul melalui hitungan retribusi memang mengalami penurunan.
Berdasarkan data rerata liburan tahun ini, angkanya memang menurun dari tahun sebelumnya. Jika rerata dihitung dalam sepekan pada saat Lebaran biasanya per hari pada tahun sebelumnya sampai 34.000 wisatawan tahun ini hanya 24.000 per hari, dihitung dari setiap titik retribusi wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Selasa 31 Maret 2026, Cek di Sini
- Gangguan Teknis, KA Tambahan Jogja-Pasar Senen Mogok di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement






