Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Unjuk rasa guru honorer di Blitar, Jawa Timur. - Antara/Irfan Anshori
Harianjogja.com, Gunungkidul–Bupati Gunungkidul menyerahkan Surat Keputusan pengangkatan kepada 192 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tenaga medis di Alun-Alun Wonosari, Kamis (27/4/2023).
Meski demikian, pengangkatan ini belum dilakukan menyeluruh karena masih ada sekitar 236 guru yang dinyatakan lolos seleksi belum diangkat. Hal itu diungkap Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto.
Aris mengatakan, rekrutmen P3K di Pemkab Gunungkidul sudah berlangsung di 2022 lalu. Total untuk guru yang dinyatakan lolos seleksi ada sebanyak 236 orang. Dia mengakui, meski telah dinyatakan lolos namun hingga sekarang belum menerima SK pengangkatan sebagai P3K.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, proses pemberkasan sudah dilakukan dan tinggal menunggu dikeluarkan SK. "Mudah-mudahan bisa segera diangkat sehingga mendapatkan hak sesuai dengan ketentuan dalam perundang-undangan,” kata Aris, Kamis siang.
Menurut dia, rekrutmen P3K masih akan terus dilanjutkan. Ia berharap cakupannya bisa semakin diperluas dengan menyasar tenaga honorer lain di lingkup pendidikan. “Selama ini masih fokus pada guru, tapi rekrutmen ke depannya bisa menyasar ke operator sekolah dan lainnya,” ungkapnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Gunungkidul, Iskandar mengatakan, proses pelantikan P3K hasil rekrutmen di 2022 baru terlaksana untuk tenaga medis. Total yang diangkat ada 192 orang meliputi bidan, dokter spesialis, perawat, petugas rekam medis dan lain sebagainya.
“Untuk yang guru masih belum dan masih proses,” katanya.
Iskandar menjelaskan, untuk P3K guru akan diserahkan SK pengangkat setelah proses selesai semuanya. “Mudah-mudahan bisa secepatnya diserahkan. Untuk saat ini, mohon bersabar karena proses tinggal pengangkatan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengucapkan selamat kepada 192 tenaga medis yang diangkat sebagai P3K. Ia berharap kepada seluruh pegawai untuk menaati segala peraturan, menjaga sikap serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Taati segala peraturan dan jangan berbuat ulah yang bisa mencoreng nama baik instansi. Saya ingatkan, kalau melanggar aturan maka akan ditindak dengan tegas sesuai dengan aturan berlaku,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.