35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Bayi lobster./HarianJogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aktivitas penangkapan benur atau bayi bening lobster (BBL) makin marak di perairan pesisir Gunungkidul. Salah satunya dilakukan oleh nelayan lokal yang mulai melakukan penangkapan.
BACA JUGA: Khawatir dengan Kelestarian, Nelayan Gunungkidul Sepakat Tidak Tangkap Benur
Hal ini tak lepas dari sisi keuntungan dan. hasil lebih menjanjikan dari keberadaan benur. Sebab, sekali menangkap benur nelayan bisa memeroleh hasil hingga puluhan juta rupiah.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto membenarkan adanya akivitas penangkapan benur di perairan Gunungkidul. ia tidak menampik, pada awalnya nelayan menolak menangkap, tapi dikarenakan adanya penangkapan dari nelayan luar daerah, maka keputusan melarang dibatalkan.
“Jadi nelayaan Gunungkidul ikutan menangkap benur. Salah satu pertimbangannya agar ikut mendapatkan hasil sehingga tidak hanya dinikmati orang luar daerah,” kata Rujimanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (18/5/2023).
Menurut dia, penangkapan bayi lobster ini dinilai lebih prospektif ketimbang menangkap ikan. Hal tersebut terlihat dari keuntungan yang diperoleh karena harga jual lebih mahal karena bisa dihargai Rp9.000-10.000 per ekornya.
“Terkadang bisa lebih karena harga juga sangat berpengaruh dengan kurs dollar. Kalau dollar naik, maka harga benur juga ikutan naik. Yang ditangkap lobster jenis pasir dan mutiara,” katanya.
Rujimanto menambahkan, untuk aktivitas penangkapan sudah banyak nelayan Gunungkidul yang menangkap benur. Adapun hasilnya juga bagus karena bila beruntung sekali menangkap bisa memeroleh pendapatan Rp20-30 juta.
“Pernah ada yang mendapat Rp30 juta sekali menangkap. Tapi, ada juga yang kurang beruntung sehingga hasilnya cuman sedikit,” katanya.
Disinggung mengenai penangkapan, ia mengakui caranya sangat ramah lingkungan. Penangkapan menggunakan media karung goni. Untuk menarik benur dibantu dengan bantuan sorotan lampu yang diarahkan ke laut.
“Penangkapan dilakukan saat malam hari. Satu perahu biasanya diisi dua orang untuk menangkap benur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini, Jumat 3 Juli 2026, cerah di seluruh wilayah. Suhu Kota Jogja mencapai 31 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Sleman Jumat 3 Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Jumat 3 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Cristiano Ronaldo dan Luka Modric tampil sebagai starter saat Portugal menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
JIKF 2026 digelar di Parangkusumo, diikuti 17 negara. Festival layang-layang ini dorong wisata dan ekonomi kreatif Jogja.