Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Eks Hotel Mutiara mulai dibangun Mei ini. (Dok. Istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA–Pembangunan fisik eks Hotel Mutiara yang diproyeksikan akan menjadi sentra Usaha Kecil Menengah (UKM) premium mulai dilakukan oleh Pemda DIY. Bangunan tersebut rencananya akan beroperasi pada akhir tahun 2024.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menyampaikan pembangunan fisik eks Hotel Mutiara sudah berlangsung sejak Mei ini. Pembangunan dengan anggaran Rp23 miliar tersebut menurut Siwi akan dilakukan dengan merehab gedung eks Hotel Mutiara, termasuk melakukan penataan interior gedung tersebut. Renovasi gedung ini diperkirakan selesai tahun depan.
BACA JUGA: Perombakan Eks Hotel Mutiara I Jadi Sentra UMKM Premium Dilakukan April Tahun Depan
“Pastinya tahun ini belum selesai secara total. Kita membangun pertama sesuai dengan perencanaan. Kita siapkan dulu, kita bangun dulu dari sisi sarana prasarana, dalam sisi gedungnya. Di gedung nanti ada interior, itu di tahap berikutnya,” ucapnya, Minggu (21/5/2023).
Siwi memproyeksikan gedung tersebut akan menjadi sentra pelaku UKM berbasis ekonomi kreatif (ekraf). Nantinya sejumlah UKM yang telah lolos kurasi akan dapat mempromosikan ide dan produknya di gedung tersebut.
Menurut Siwi pelaku UKM yang dapat menempati gedung tersebut harus terdaftar dalam SIbakul, kemudian juga harus memiliki manajemen keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM), dan kelembagaan yang baik.
BACA JUGA: DPRD DIY Desak Penggunaan Aset Mangkrak untuk Fasilitasi UMKM
Digadang-gadang sebagai sentra UKM Premium, Siwi menyampaikan gedung tersebut akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang menunjang promosi produk UKM. Di antaranya, ruang display dan kreasi produk UKM, Ada pula ruang publik, ruang edukasi, dan ruang inkubasi bisnis yang mendukung perkembangan UKM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.