Advertisement

Erection Girder Perdana Pembangunan Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 1 Selesai Dibangun Hari Ini, Lihat Penampakannya

Abdul Hamied Razak
Sabtu, 27 Mei 2023 - 08:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Erection Girder Perdana Pembangunan Jalan Tol Jogja Bawen Seksi 1 Selesai Dibangun Hari Ini, Lihat Penampakannya Pembangunan perdana erection girder di atas selokan mataram ini berlokasi di Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Sabtu (27/5 - 2023). Dok.JJB

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Pekerjaan erection girder perdana di Proyek Pembangunan Jalan Tol Jogja – Bawen Seksi 1 atau di atas Selokan Mataram berhasil dibangun. Pembangunan perdana erection girder ini berlokasi di Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman.

Erection girder merupakan proses pemasangan atau perakitan segmen precast atau girder menjadi suatu frame atau kerangka dari struktur jembatan. Untuk Tol Jogja Bawen Seksi 1 ini, pengerjaan erection girder akan dibangun di empat titik Selokan Mataram. 

Advertisement

BACA JUGA:  Simak! Ini Barang Paling Laris saat Ramadan-Lebaran versi Tokopedia

Struktur jembatan tersebut akan dibangun di atas Selokan Mataram yang melintasi Kalurahan Margomulyo dan Margodadi (titik I), Kalurahan Margokaton (titik II), Kalurahan Margokaton (titik III) dan Kalurahan Banyurejo (titik IV).

BACA JUGA: Update Pembangunan Tol Jogja Bawen, Bakal Dibangun Jembatan Elevated di Atas Selokan Mataram

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J Dwi Winarsa, menyampaikan kegiatan erection girder ini sudah disiapkan dengan baik sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar. "Proses erection girder memiliki banyak aspek teknis yang perlu diperhatikan meliputi kualitas, waktu, biaya, metode dan risiko," katanya, Sabtu (27/5/2023).

Pekerjaan erection girder di Selokan Mataram ini terdapat 20 gelagar yang dibagi menjadi dua dengan dimensi yang berbeda. Masing-masing, sebanyak 10 gelagar panjang bentang sejauh 40,8 meter dengan berat 88 ton dan 10 gelagar memiliki panjang bentang 30,8 meter dengan berat 58 ton.

Pekerjaan erection girder ini menggunakan dua unit crawler crane cap 250 Ton (crane erection) dan satu unit crawler crane cap 120 Ton (crane loading). "Proses pengangkatan hingga pemasangan membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk setiap bentang girder. Penyelesaian pekerjaan tersebut direncanakan selesai dalam waktu 5 hari sejak 23–27 Mei 2023.

Winarsa mengklaim proses pengerjaan erection girder tersebut menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang merupakan hal yang dipenuhi oleh penyedia jasa konstruksi. Mulai dari pemeriksanaan kondisi alat dan sarana penunjang lainnya, kesehatan untuk petugas dan operator alat berat juga harus dipastikan berada dalam kondisi baik.

"Kami selalu berkordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga proses erection girder ini tidak menggangu aktifitas masyarakat sekitar. Pekerjaan jembatan ini juga di buat agar tidak menggangu aliran Kali Mataram," katanya.

BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Terdiri dari Enam Seksi dan Dibangun Simultan

Kesuksesan pelaksanaan erection girder perdana ini merupakan, diklaim sebagai salah satu sinyal positif terhadap penyelesaian konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen. Jika sudah beroperasi penuh, katanya, maka perjalanan dari Semarang menuju Jogja atau sebaliknya akan menjadi lebih cepat, dari sebelumnya.

"Kalau sebelumnya Jogja Semarang memakan waktu 3 jam maka jika tol ini beroperasi menjadi hanya 1,5 jam. Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat melancarkan distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas khususnya di sisi selatan Pulau Jawa," kata Winarsa.

BACA JUGA:  Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Belum Tentukan Penyelenggara Bursa Karbon, Ini Saran Pengamat

News
| Jum'at, 09 Juni 2023, 05:27 WIB

Advertisement

alt

Punya Nyali? Coba Kunjungi Destinasi Wisata Jembatan Kaca Terbesar di Dunia Ini

Wisata
| Kamis, 08 Juni 2023, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement