Tabrakan Beruntun Depan Terminal Dhaksinarga, Satu Tewas
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
Wakil Ketua Umum 3 Bidang Kelautan dan Perikanan, Joseph Pangalila saat menyerahkan berkas hibah untuk mesin produksi oksigen ke Direktur RSUD Wonosari Rudi Sulistyowati di ruang Yudistira RSUD Wonosari, Minggu (28/5/2023). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kamar Dagang dan Industri (Kadin) memberikan hibah alat produksi oksigen ke RSUD Wonosari. Diharapkan bantuan bisa menjadi salah satu upaya peningkatan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Wakil Ketua Umum 3 Bidang Kelautan dan Perikanan, Kadin, Joseph Pangalila mengatakan, pemberian alat produksi oksigen ke RSUD Wonosari tidak lepas terjadinya puncak pandemi corona di 2021-2022. Saat itu, sambung dia, jumlah kasus mengalami peningkatan yang sangat signifikan sehingga banyak rumah sakit yang kekurangan oksigen.
Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka Kadin berinsiatif memberikan bantuan ke rumah sakit-rumah sakit terpilih. Salah satunya diberikan ke RSUD Wonosari.
BACA JUGA : Lonjakan Pasien Covid-19, Produksi Oksigen di RSUD
“Meski pandemi telah mereda, tapi alat bantu oksigen masih bisa dimanfaatkan dalam peningkatan pelayanan,” kata Joseph, Minggu (28/5/2023).
Menurut dia, secara total ada 60 mesin alat produksi oksigen yang diberikan oleh Kadin dan tersebar di sejumlah wilayah di Gunungkidul. “Bantuan ada yang diberikan ke rumah sakit sampai Wamena di Papua,” katanya.
Joseph menambahkan, pemberian tidak hanya sebatas bantuan mesin. Pasalnya, juga ada cadangan sparepart pada saat terjadi kerusakan, serta proses perawatan mesin selama dua tahun.
“Dalam rentang waktu dua tahun, saya kira sudah bisa memberikan pelatihan dalam perawatan. Sedangkan pemanfaatan, sehari bisa membuat 60 tabung oksigen dan bisa disalurkan ke puskesmas-puskesmas,” katanya.
Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati berterimakasih kepada Kadin yang telah memberikan bantuan mesin untuk produksi oksigen. Fasilitas ini, lanjut dia, bisa menjadi sarana pendukung dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. “Jelas sangat membantu untuk menjaga pasokan oksigen ke pasien,” katanya.
BACA JUGA : Jaga Pasokan, RSUD Saptosari Pinjam Oksigen ke Rumah
Adanya fasilitas ini, RSUD Wonosari tidak khwatir dengan stok oksigen dikarenakan cadangan yang dimiliki sangat melimpah. “Memang pada saat puncak corona, kami sempat kekurangan. Tapi, sekarang dengan tambahan alat produksi baru, maka stok oksigen tidak ada masalah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor dan satu mobil di depan Terminal Dhaksinarga Wonosari menewaskan seorang pemotor berusia 18 tahun.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.