Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Kondisi di Pantai Indrayanti, Tepus, Kecamatan Tepus/Ist- Dok SAR Satlinmas Wilyaah II DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Hari kedua libur dan cuti bersama, destinasi wisata di Gunungkidul terpantau ramai dan lancar. Jumlah kunjungan ke pantai lebih banyak dibandingkan objek wisata lainnya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono mengatakan, kawasan pantai banyak dikunjungi wisatawan. Sejumlah pantai mulai dari Indrayanti sampai Baron terlihat ramai.
Ia memastikan kondisi tetap aman dan terkendali karena hingga Jumat (2/6/2023) sekitar pukul 13.30 WIB tidak ada insiden kecelakaan yang melibatkan pengunjung. “Semua berjalan dengan lancar dan kunjungan masih ramai. Ini sesuai perkiraan karena libur berlangsung selama empat hari,” katanya.
Dia menjelaskan, sebanyak 60an personel disiagakan. Adapun pengawasan dilakukan mulai dari Pantai Poktunggal di Kapanewon Tepus hingga kawasan Bukit Paralayang di Kapanewon Purwosari.
Baca juga: Pemprov Beberkan Alasan Kuat Tanah Kas Desa Tak Boleh Dijadikan Hunian
Marjono mengungkapkan, anggota yang diterjunkan tidak hanya berjaga di posko pemantauan. Namun, ada personel yang diterjunkan untuk berbaur dengan wisatawan yang bermain di pantai.
“Sekiranya berada di area berbahaya bisa langsung diingatkan. Kami terus mengimbau kepada wisatawan untuk berhati-hati saat bermain,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, hasil pemantauan ada peningkatan kunjungan wisata yang sangat signifikan. Kondisi ini sudah terlihat sejak Kamis (1/6/2023). Dalam sehari ada kunjungan sebanyak 15.869 orang.
“Untuk hari ini [Jumat] masih dalam penghitungan sehingga jumlah pasti baru nanti malam. Adapun kunjungannya masih ramai,” katanya.
Optimistis Target Tercapai
Hary optimistis target kunjungan selama libur dan cuti bersama sebanyak 54.438 orang bisa tercapai. Kendati demikian, ia mengakui kunjungan masih terpusat di kawasan selatan, tepatnya di destinasi pantai.
“Wisata pantai masih menjadi primadona karena kunjungan terpusat di kawasan pesisir Gunungkidul,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.