Musim Hujan Tiba, BPBD Sleman Ingatkan Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang
BPBD Sleman meminta warga memeriksa pohon rawan tumbang, membersihkan selokan, dan memantau prakiraan cuaca BMKG saat musim hujan.
Ilustrasi dropping air bersih/Reuters-Mike Hutchings
Harianjogja.com, JOGJA–Dinas Sosial (Dinsso) DIY menyiapkan sebanyak 231 tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga. Kebijakan tersebut diambil menyusul peringatan dini dari BMKG yang menyebut sembilan wilayah di DIY sudah mengalami kekeringan dengan status Waspada.
Kepala Dinsos DIY Endang Patmintarsih menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 231 tangki air bersih dengan masing-masing berisi 4.000 liter air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di sejumlah daerah di DIY selama musim kemarau.
Menurut Endang, air bersih tersebut akan disalurkan ke sejumlah daerah setelah ada permintaan dari setiap kabupaten di DIY.
BACA JUGA: Kemarau Panjang, Warga Kulonprogo Mulai Ajukan Permintaan Dropping Air Bersih
Hingga saat ini menurut Endang, pihaknya masih belum menerima permintaan dropping air dari kabupaten di DIY. "Jadi ini kami masih menunggu permintaan, kalau ada permintaan nanti kan di bulan Juli baru dropping. Ini kami menunggu permintaan, kalau permintaan untuk dropping air ada nanti kami kirim,” katanya, Minggu (11/6/2023).
Menurut Endang, suplai air ke daerah yang rawan kekeringan, seperti di Gunungkidul, dilakukan dengan bekerjasama dengan Dinsos dan BPBD kabupaten setempat. Menurutnya, suplai air dari Dinsos DIY untuk melengkapi kebutuhan suplai air yang tidak dapat dipenuhi oleh kabupaten setempat.
BACA JUGA: Kemarau Baru Mulai, Warga Gunungkidul Sudah Ada yang Kesulitan Air Bersih
“Kami membantu dari Dinsos provinsi, seperti sekarang kami belum ada permintaan berarti dari kabupaten kota yang menindaklanjuti. Apabila mereka tidak bisa mencukupi baru kami tindak lanjuti,” katanya.
Menurut Endang, biasanya memasuki bulan Juli atau perkiraan terjadinya puncak kemarau, BPBD kabupaten akan mengajukan permintaan untuk dropping air. “Biasanya bulan depan, Juli pasti ada untuk kami tindak lanjuti,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman meminta warga memeriksa pohon rawan tumbang, membersihkan selokan, dan memantau prakiraan cuaca BMKG saat musim hujan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk tujuh kandidat Direktur Jenderal WHO. Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Kelurahan Gowongan mengedukasi orang tua tentang TBC pada anak sebagai upaya mencegah penularan dan mendukung pencegahan stunting.
Menag Nasaruddin Umar mendorong pesantren menghidupkan tradisi keilmuan Baitul Hikmah dan melahirkan ilmuwan lintas disiplin.
SIM Keliling Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo, Sabtu 31 Oktober 2026, termasuk layanan SIM Keliling di Kapanewon Nanggulan.